Jumat, 05 Januari 2018

Kumpulan Puisi Pukeng Moe, Lamalera

Judul
:
Kumpulan Puisi Pukeng Moe, Lamalera
Penulis
:
Yoseph Arakiê Ulanaga Bruno Dasion
Penerbit
:
Lamalera
Tahun Cetak
:
2011
Halaman
:
144
ISBN
:
978-979-25-4829-4
Harga
:
Rp. 45.000
Status
:
Kosong

Kumpulan puisi yang diterbitkan dalam dua bahasa ini lahir dari sebuah keyakinan atau kredo kepenyairan yang lugas: sebagai sebuah ritus sakral atau bahkan titian doa memasuki akar spiritualitas kebudayaan Lamalera. Hal itu memang dibuktikannya. Di dalam Pukeng Moe, Lamalera, penyair bermadah memuji kearifan leluhur, mendendangkan keriangan anak nelayan, menghirup aroma cinta dan perjuangan, meratapi keterpurukan nasib, tetapi juga mendobrak dan melabrak pengkhianatan yang mengusik tanah leluhur. (Yoseph Yapi Taum, Pengajar pada Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta)

Kumpulan puisi yang ditulis bahasa Lamaholot (Lamalera) dan Indonesia, bisa menjadi inspirasi ‘perlawanan’ bagi siapa pun terhadap setiap bentuk pematian atas kekayaan lokal di daerahnya. Tidak hanya untuk orang Lamalera. Atas nama vitalisasi, revitalisasi dan transformasi kehidupan, penulis sekurang-kurang telah menunjukkan bagaimana cara memperkuat dan menghidupi lokalitas. Di tengah arus besar bernama globalisasi, hal memperkuat lokalitas adalah panggilan. Penulis menunjukkan ini tidak hanya sebagai orang Lamalera, tetapi terutama sebagai orang yang terpanggil untuk menyelamatkan, membangkitkan dan mengabadikan nilai-nilai kehidupan yang tampak mulai tergerus dalam arus perubahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...