Jumat, 04 Agustus 2017

Hidup dari Pengharapan

Judul
:
Hidup dari Pengharapan, Mempertanggungjawabkan Pengharapan di Tengah Masyarakat Majemuk Indonesia
Penulis
:
A. A. Yewangoe
Penerbit
:
PT. BPK Gunung Mulia
Tahun Cetak
:
2017
Halaman
:
298
ISBN
:
978-602-231-377-9
Harga
:
Rp. 75.000
Status
:
Kosong

“Pengharapan” adalah sebuah kata pendek dan mungkin cukup akrab di telinga kita dan karena itu tidak lagi diberi perhatian khusus. Kendati demikian, kata ini sangat dalam maknanya. Bahkan tidak berlebihan apabila dikatakan, tanpa pengharapan seseorang tidak mampu melanjutkan kehidupannya. Hal Lindsey pernah mengatakan, “manusia dapat hidup 40 hari tanpa makan, sekitar 3 hari tanpa air sekitar 8 menit tanpa udara. Namun, hanya 1 detik tanpa harapan.”

Apa “pengharapan” itu sebenarnya? Kumpulan tulisan dalam buku ini muncul dalam rentang waktu antara tahun 2012-2015. Penulis, yang menulisnya baik sebagai Ketua umum PGI maupun sebagai pendeta yang pernah (dan terus) beljar teologi, yakin bahwa tulisan-tulisan dalam buku ini merupakan refleksi dari pertanggungjawabannya atas tema itu. 

Terbagi dalam 25 tulisan, pemikiran penulis yang bernas dan tajam menjelajahi berbagai tema yang muncul dalam beberapa tahun belakangan ini. Dengan sengaja ia mendapatkan di awal tulisan-tulisannya, topik berjudul “Peta konteks Berteologi di Indonesia” untuk menakar dan sekaligus memahami dimanakah sesungguhnya kita berada sekarang dalam keriuhrendahan berteologi di negeri kita. Tercerminkah kesadaran sosial dan lingkungan di dalam kegiatan-kegiatan teologi kita itu, atau malah kita cenderung menarik diri kembali ke dalam ghetto dan/atau bahkan membenarkan (menjustifikasi) sikap-sikap kita yang konsumeristis dan cinta uang?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...