Jumat, 11 Mei 2018

Bidoean Ketjil, Jaitoe Njanjian dengan Tiga Soeara, Oentoek Anak-Anak di-Maloko, Minahasa dan Timor

Judul
:
Bidoean Ketjil, Jaitoe Njanjian dengan Tiga Soeara, Oentoek Anak-Anak di-Maloko, Minahasa dan Timor
Penulis
:
I. Tupamahu
Penerbit
:
Landsdrukkerij Batavia
Tahun Cetak
:
1929
Halaman
:
262
ISBN
:
-
Harga
:
Rp.
Status
:
Kosong


Adapoen njanjian soeatoe kaoem bergantoeng kepada ‘adat lembaganja dan boedi pekertinja. Ma loemlah toean-toean sekalian, bahwa bangsa Maloko, Minahasa dan Timor, istimēwa jang soedah menjamboet agama Masēhi itoe, tentang ‘adat lembaganja dan boedi peketinja, menjeroepaï orang koelit poetih (Belanda). Soedah beratoes-ratoes tahoen sedjak nēnēk mojangnja sampai sekarang merēka itoe bertjampoer gaoel dengan orang koelit poetih; djarang sekali dengan orang Melajoe. Merēka itoe soeka meniroe ‘adat lembaga, boedi pekerti, pakaian, makanan dan minoeman orang koelit poetih; bahasa orang koelit poetih poen soeka dipeladjarinja. Merēka itoe beladjar bahasa Melajoe sebagai terpaksa; sja’ir Melajoe djanggal dan tjanggoeng pada pendengarannja. Sesoenggoehnja mereka itoe berbahasa Melajoe, tetapi didalam toetoer bitjaranja, didalam toelisannja poen merēka itoe bersimpang kepada djalan bahasa Belanda.

Bahwa kitab njanjian ini soedah terkarang sedapat dapatnja menoeroet hoekoem bahasa Melajoe, tetapi dengan tiada melanggar ‘adat lembaga dan boedi pekerti kaoem, tempat kitab ini dipergoenakan. Adapoen soepaja Chevè methode itoe bergoena lagi bagi sekolah Boemi poetera, maka saja mempergoenakannja djoega didalam kitab ini. Adapoen tentang maksoednja dan perseboetan bahasanja kitab ini, lagi tentang pengharapan pengarangnja maka saja silakan toean-toean soedi membatja pendahoeloean kitab “Bidoean Ketjil” dengan satoe soeara itoelah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...