Kamis, 03 Mei 2018

Luka, Lawo, Ngawu Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah

Judul
:
Luka, Lawo, Ngawu Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah
Penulis
:
Prof. Dr. Willemijn de Jong
Penerbit
:
Ledalero 
Tahun Cetak
:
2015
Halaman
:
456
ISBN
:
978-602-1161-14-2
Harga
:
Rp. 110.000
Status
:
Kosong


Tenun ikat halus yang sangat berharga adalah ciri khas dari Lio di Flores, NTT. Dalam buku etnografi ini penulis meneliti arti kekayaan tenunan dari segi ekonomi dan sosial dengan fokus pada kaitan dengan pekerjaan dan perkawinan di wilayah Lio Selatan pada tahun 1990. Penulis menunjukkan bahwa para perempuan dengan kain tenunan prestise yang diproses sangat rumit ini mempunyai banyak pengaruh sosial. Kain tenunan ini penting artinya sebagai pakaian dalam kesempatan resmi, kepemilikan, bahan penjualan, dan pemberian. Dalam situasi darurat seperti gagal panen para perempuan penenun dengan menjual kain tenunan dapat menyelamatkan keluarga. Sebagai pemberian balasan belis, mereka dapat mempengaruhi hubungan kekeluargaan. Lembaga belis tidak membatasi perempuan, seperti yang sering disebutkan dalam konteks sosio-antropologis, tetapi kemungkinan pengaruh mereka menjadi lebih kuat. Laki-laki mendukung perempuan dan juga sebaliknya. Atas dasar asal, pendidikan, dan pekerjaan, bentuk kedudukan sosial perempuan dan laki-laki tidak sama, tetapi hubungan antara jenis kelamin diinterpretasikan seimbang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...