Selasa, 30 Juli 2019

All I Want Just Love You, But….

Judul
:

All I Want Just Love You, But….

Penulis
:
Windy Daud
Penerbit
:
Deepublish
Tahun Cetak
:
201
Halaman
:
150
ISBN
:
978-623-209-603-5
Harga
:
Rp. 69.500
Status
:
Kosong


Novel ini unik karena menghadirkan banyak tokoh dan berbagai karakter unik manusia dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Latar novel ini diambil dari kehidupan percintaan remaja pada masa sekolah beserta berbagai masalah yang melengkapinya.
Kisah dalam novel ini pun dituturkan dengan bahasa yang ringan, mengalir dan enak dibaca. Novel ini ditulis oleh Windy Daud yaitu seorang mahasiswi di Universitas Artha Wacana Kupang, Menghasilkan karya berupa novel adalah salah satu harapan terbesarnya.
Novel “All I Want Just love You, But….” adalah novel fiksi yang bercerita tentang Gemini Lestari Purnama, seorang gadis yang menjalani cinta yang salah dari umur 15 tahun dengan melibatkan pihak ketiga dalam percintaannya. Hal itu membuatnya terbiasa tidak bisa serius dalam menjalani hubungan dengan kekasihnya yang lain. Hingga tepat pada usia 19 tahun dia bertemu dengan seseorang yang mampu membuatnya mulai memikirkan tentang komitmen.
Akankah Gemini berubah setelah menemukan cintanya pada usia 19 tahun?
Pagi yang cerah, hari yang indah. Lagi-lagi menatap langit yang dihiasi awan dengan bentuk yang masih sama dari jendela kamar. Terasa ada sesuatu yang berbeda jika melihat dengan tatapan menawan dan senyuman yang mempesona.
Apakah kita memiliki pagi yang sama dengan gadis berumur 19 tahun ini?, yah namanya Gemini Lestari Purnama. Kerabatnya biasa memanggilnya Mimin. Mimin adalah nama kesayangan, seperti pada umumnya yang dipakai oleh setiap orang yang memiliki sahabat atau orang terdekat yang ia sayangi.
Sepenggal puisi oleh Gemini Lestari Purnama, teruntuk dia yang masih menjadi pujaan hati Mimin.
Entah apa yang sebenarnya terjadi, Gemini benar-benar murung seminggu terakhir ini. Mungkin karena kecapekan, kurang istirahat, tugas kuliah menumpuk atau bahkan masalah asmara yang menyentuh hatinya. Apapun itu kita tidak tahu, yang jelas dia tidak bersemangat seperti biasanya. Meskipun ia selalu menghiasi harinya dengan senyuman namun sejujurnya hatinya selalu tersakiti. Baginya senyuman adalah ungkapan perasaan luka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...