Rabu, 31 Maret 2021

Tumbuhan Obat Orang Manggarai Sekitar Taman Wisata Alam Ruteng

Judul

:

Tumbuhan Obat Orang Manggarai Sekitar Taman Wisata Alam Ruteng

Penulis

:

Elisa Iswandono, Mugi Kurniawan & Petrus Ch. Purman Tengko

Penerbit

:

Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Nusa Tenggara Timur

Tahun Cetak

:

2018

Halaman

:

108

ISBN

:

-

Harga

:

NFS

Status

:

Kosong

 

Penulisan buku ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat Manggarai yang ada disekitar Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng. Untuk itulah buku ini memuat secara detil mengenai berbagai jenis tumbuhan obat yang ada di kawasan hutan TWA Ruteng yang dimanfaatkan oleh masyrakat.

Buku ini merupakan pendokumentasian secara menyeluruh pengetahuan tumbuhan obat masyarakat Manggarai di TWA Ruteng. Di dalam buku ini tidak hanya memuat mengenai daftar spesies tumbuhan obat dalam bahasa lokal dan ilmiah saja tetapi juga dilengkapi dengan foto sehingga memudahkan dalam mengenali tumbuhan obat tradisional atau dapat digunakan sebagai panduan lapangan dalam pengenalan tumbuhan obat di TWA Ruteng. Oleh karena itu, buku ini layak dibaca sebagai tambahan wawasan dan juga sebagai bahan informasi dalam pengelolaan kawasan konservasi khususnya TWA Ruteng.


Made Harro: Trauma Kematian Asin dan Social Distancing pada Masyarakat Hawu – Raijua

Judul

:

Made Harro: Trauma Kematian Asin dan Social Distancing pada Masyarakat Hawu – Raijua

Penulis

:

Pdt. Paoina Ngefak - Bara Pa, S.Th

Penerbit

:

Bianglala Publishing

Tahun Cetak

:

2020

Halaman

:

104

ISBN

:

978-692-0716-88-6

Harga

:

Rp. 75.000

Status

:

Ada

 

Uraian dalam buku Ibu Pdt. Paoina Bara Pa ini sungguh menarik oleh karena beberapa fakta yang sangat eksistensial berdasar pada mindset masyarakat Sawu Raijua mengenai Made Harro dan akhirnya ditutup dengan refleksi Alkitab yang sungguh luar biasa bermakna. Karena itu, ambillah buku ini dan kecapilah isinya. Anda yang membaca karya ini pasti tidak menyesal! Ada selaksa makna dan nilai di balik goresan kata-kata dalam buku ini! With best wishes. (P. Gregor Neonbasu, SVD, Ph. D)

Saya sangat mengapresiasi buku yang ditulis oleh Pdt. Ina karena memberi sumbangsih bagi GMIT yang memiliki keragaman suku dan budaya. Nilai-nilai budaya masih dipraktekan oleh jemaat GMIT sampai saat ini, jemaat pun bertanya-tanya apakah berbudaya itu salah? Apakah akan terjadi sinkritisme apabila mengabungkan agama dan budaya? Menurut saya, penting untuk memperhatikan praktek nilai budaya yang ada di NTT. Gereja perlu hadir dalam setiap nilai budaya dan berusaha mendialogkan teks-teks Alkitab dengan budaya lokal. Theologi kontekstual perlu diupayakan secara terus menerus agar jemaat merasa ada ruang bagi dirinya untuk menunjukkan diri sebagai orang yang berbudaya dan beragama. Dengan gaya bahasa yang sederhana saya merekomendasikan buku ini untuk dimiliki. (Merlin Tiran, S.Th)

Salah satu buku yang diangkat langsung oleh kisah nyata yang sangat pribadi dan intim kehidupan antara anak dan mama, kisah menyentuh dan memberi kekuatan bagaimana hidup dan menjalani kehidupan. Adat istiadat, tata krama dalam berbudaya serta kehidupan sebagai seorang Kristen yang telah dilewati didokumentasikan melalui buku ini, sekaligus menjadi bekal pedoman bagi generasi muda Hawu-Raijua maupun generasi muda di rantau untuk mempersiapkan diri pada kejadian tak terduga kedepannya. –selamat membaca! (Samuel Henk Van Ngefak, S.Kom)

 

Senin, 22 Maret 2021

Capung Sumba

Judul

:

Capung Sumba

Penulis

:

Andi Irawan & Wahyu Sigit Rahadi

Penerbit

:

Balai Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti

Tahun Cetak

:

2018

Halaman

:

145

ISBN

:

978-602-60691-0-8

Harga

:

NFS

Status

:

Kosong


Buku Capung Sumba merupakan dokumentasi pustaka tentang keanekaragaman capung di Pulau Sumba. Buku ini melengkapi kajian pustaka sebelumnya berupa daftar awal distribusi Odonata di Pulau Sumba. Daftar ini disusun pada tahun 1953 oleh Mauritz Anne Lieftinck, seorang ahli biologi dan zoology berkebangsaan Belanda. Hasil kerja Lieftinck dalam menyediakan data dasar distribusi capung di Sumba patut diapresiasi. Setelah 63 tahun akhirnya baru diperbaharui dan buku ini menjadi penerus tradisi saintifik Nusantara. 


Geografi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Judul


:

Geografi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Penulis

:

I Gusti Bagus Arjana

Penerbit

:

Rajawali Press

Tahun Cetak

:

2015

Halaman

:

256

ISBN

:

978-979-769-855-3

Harga

:

Rp. 90.000

Status

:

Kosong


"Melakukan perjalanan wisata (travelling) telah menjadi kebutuhan manusia, di sisi lain pariwisata (tourism) juga telah berkembang pesat baik sebagai ranah bisnis, industri maupun bidang kajian ilmu pengetahuan. Ekonomi kreatif juga berkembang pesat seiring dengan berkembangnya berbagai teknologi, ide kreatif dan imajinasi manusia, sehingga pariwisata meluas didukung ekonomi kreatif menjadi peluang bisnis dan industri. Pariwisata sebagai industri bersifat hidden/invisible export dan multiplier effects yang dapat menghimpun devisa dan menyerap banyak tenaga kerja, sehingga industri pariwisata berkembang di banyak negara di dunia. Globalisasi diakselerasi oleh antara lain mobilitas manusia antarnegara, antarbenua karena aktivitas pariwisata.

Dalam dunia pendidikan, pariwisata menjadi pendidikan vokasional pada jenjang sekolah menengah dan jenjang pendidikan tinggi di politeknik, tingkat Diploma Satu (D-1) sampai Diploma Empat (D-4). Buku Geografi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencoba mengkaji pariwisata dalam perspektif geografi dan kaitannya dengan ekonomi kreatif. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menambah referensi akademik dan memperkaya wawasan tentang pariwisata, yang bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, praktisi dan komunitas bisnis pariwisata atau siapa saja yang ingin menambah wawasan tentang pariwisata."

Senin, 01 Maret 2021

Kisah Petualangan TinTin: Penerbangan 714

Judul

:

Kisah Petualangan TinTin: Penerbangan 714

Penyusun

:

Hergé

Penerbit

:

Indira

Tahun Cetak

:

 

Halaman

:

62

ISBN

:

 

Harga

:

Rp.

Status

:

Kosong


Penerbangan 714 ke Sydney, adalah sebuah album serial Kisah Petualangan Tintin yang ke 22, dari Hergé dari Belgia. Album ini aslinya dalam bahasa Perancis disebut Vol 714 pour Sydney, yang dalam bahasa Indonesia berarti: "Penerbangan 714 menuju Sydney".

Ketika pemberhentian pesawat di Jakarta, Tintin, Kapten Haddock dan Profesor Lakmus sedang menuju ke Sydney saat mereka bertemu dengan industrialis pesawat dan jutawan eksentrik Laszlo Carreidas. Karena tidak dapat menolak tawaran Carreidas dengan sopan tentang tumpangan pesawat, Tintin dan teman-temannya bergabung dengan jutawan pada pesawat pribadinya, Carreidas 160. Tanpa sepengetahuan Carreidas dan yang lainnya, sekretarisnya Spalding dan dua pilot berkomplot untuk membajak pesawat dan membawanya ke sebuah pulau vulkanik di Kepulauan Sunda. Setelah mendarat, ketika keluar dari pesawat, Snowy yang ketakutan lepas dari tangan Tintin dan lari. Penjaga menembaknya, dan Tintin yang ngeri percaya bahwa dia telah dibunuh.

Dalang dari peristiwa tersebut ternyata Rastapopoulos, yang berniat mengambil uang Carreidas. Mantan teman sekapal Kapten Haddock, Allan, hadir sebagai antek Rastapopoulos itu. Warga Sondonesia telah dipekerjakan sebagai tentara bayaran.

Menariknya dalam komik terbitan pertama tahun 1968, selain karena kisahnya ada di Indonesia juga menampilkan sekilas kehadiran binatang komodo yang merupakan hewan khas dari Nusa Tenggara Timur. 


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...