Tampilkan postingan dengan label Buku Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 September 2026

Na Pangiarangu, Cerita Impian, Bahasa Kambera-Bahasa Indonesia

Judul

:

Na Pangiarangu, Cerita Impian, Bahasa Kambera-Bahasa Indonesia

Penulis

:

Yunitha May Atanumba

Ilustraror

:

Kartika Sari Dewi

Penerbit

:

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Tahun Cetak

:

2023

Halaman

:

22

ISBN

:

-

Harga

:

NFS

Status

:

Kosong

 

Buku cerita ini dipersembahkan untuk kalian. Kalian dapat menyimak atau membaca cerita-cerita yang menarik tentang Provinsi Nusa Tenggara Timur di dalamnya. Buku-buku ini mengajak kalian untuk mengenal, mengingat dan memahami Nusa Tenggara Timur. Ilustrasi yang bagus juga akan membantu kalian memahami jalan cerita. Semoga kalian menyukai buku-buku ini dan makin gemar membaca. (Elis Setiati, S.Pd, M.Hum – Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Bahasa Kambera (sering juga disebut Bahasa Sumba Timur) adalah salah satu bahasa daerah yang dituturkan oleh suku Sumba di wilayah timur Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Karena pusat pemerintahan dan ekonomi Sumba Timur berada di Waingapu, dialek Kambera ini berkembang menjadi bahasa penghubung (lingua franca) utama di wilayah tersebut.


Mamulai E Nama Gala Moling, Bermain atau Membantu?, Bahasa Retta-Bahasa Indonesia

Judul

:

Mamulai E Nama Gala Moling, Bermain atau Membantu?, Bahasa Retta-Bahasa Indonesia

Penulis

:

Imanuel Yoel Sulumasi

Ilustraror

:

Karlina

Penerbit

:

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Tahun Cetak

:

2023

Halaman

:

21

ISBN

:

-

Harga

:

NFS

Status

:

Kosong

 

Buku cerita ini dipersembahkan untuk kalian. Kalian dapat menyimak atau membaca cerita-cerita yang menarik tentang Provinsi Nusa Tenggara Timur di dalamnya. Buku-buku ini mengajak kalian untuk mengenal, mengingat dan memahami Nusa Tenggara Timur. Ilustrasi yang bagus juga akan membantu kalian memahami jalan cerita. Semoga kalian menyukai buku-buku ini dan makin gemar membaca. (Elis Setiati, S.Pd, M.Hum – Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Bahasa Retta (atau sering ditulis Reta) adalah salah satu bahasa daerah yang dituturkan oleh masyarakat di wilayah Kepulauan Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 


Minggu, 02 Agustus 2026

Melawan Budaya Diam Menuju Pendidikan NTT yang Dialogis. Kumpulan Opini dan Puisi

Judul

:

Melawan Budaya Diam Menuju Pendidikan NTT yang Dialogis. Kumpulan Opini dan Puisi

Penulis

:

Tim Penulis Melki

Penerbit

:

Guepedia

Tahun Cetak

:

2020

Halaman

:

127

ISBN

:

978-623-270-291-2

Harga

:

Rp. 87.000

Status

:

Kosong

 


Buku ini merupakan karya anak-anak muda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ingin membungkam budaya diam dalam pendidikan di NTT dan menjadikan pendidikan yang bersifat dialogis. Karya ini difasilitasi oleh Melki and Beatrix (MnB) Foundation dan Nadiinormasi.com. Ide-ide yang dituangkan dalam bentuk tulisan ini diharapkan bisa menjadi jalan untuk memperbaharui dan mengembangkan sistem pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke arah dialogis. Arah yang menjadikan masyarakat NTT berpikir kritis, terbebas dari kebodohan dan menemukan titik sadar dalam dirinya. Rangkaian tulisan dalam opini dan puisi ini ditujukan mampu memberikan nilai tambah bagi pendidikan NTT ke arah dimana keluarga dan lingkungan memahami perannya serta siswa tidak hanya mendengarkan apa yang disampaikan guru dan menghafal diktat tetapi siswa melalui kreativitasnya mampu mengemukakan pendapatnya, kritis, kreatif, mampu berdialog dengan guru dan menemukan dirinya melalui pendidikan yang memerdekakan. pendidikan di NTT untuk membawa pendidikan di NTT lebih baik.
  

Rabu, 03 Juli 2024

Hubungan Etnomatematika Adonara dan Matematika Sekolah: Etnografi Matematika di Adonara

Judul

:

Hubungan Etnomatematika Adonara dan Matematika Sekolah: Etnografi Matematika di Adonara

Penulis

:

Dr. Drs. Wara Sabon Dominikus, M.Sc

Penerbit

:

Media Nusantara Creative

Tahun Cetak

:

2021

Halaman

:

301

ISBN

:

978-602-462-659-4

Harga

:

Rp. 100.000

Status

:

Kosong

 

Etnomatematika adalah pengetahuan matematika suatu kelompok sosiokultural masyarakat termasuk jargon, kode, simbol, mitos, bahasa, bahkan cara-cara tertentu yang digunakan masyarakat untuk menalar dan menyimpulkan. Etnomatematika juga merupakan bagian dari penelitian tentang pengetahuan matematika atau matematika dalam suatu budaya dengan implikasi pedagogis, fokus pada seni dan teknik dalam menghitung, megukur, menjelaskan, dan memahami dalam menghadapi atau mengatasi lingkungan sosial budaya yang berbeda. Dalam lingkungan budaya yang berbeda akan berbeda pula etnomatematikanya.

Matematika dan budaya merupakan dua hal yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Pada satu sisi matematika dibentuk oleh budaya dan pada sisi yang lain matematika digunakan sebagai alat untuk membentuk dan memajukan budaya. Dengan kata lain matematika tidak bebas dari budaya tetapi terikat dengan budaya. Matematika sebagai konstruksi sosial-budaya dan terkandung dalam aktivitas manusia, sehingga dikatakan bahwa matematika adalah aktivitas manusia. Matematika atau pengetahuan matematika sesungguhnya sudah ada dalam setiap budaya sebagai suatu “matematika beku” (frozen mathematics). Dapat dikatakan bahwa matematika atau pengetahuan matematika terdapat dalam setiap budaya, “tertanam” dalam setiap budaya, dibentuk oleh setiap budaya, dipengaruhi oleh budaya, dan mempunyai bentuk tersendiri sesuai dengan kebutuhan lingkungan dan tujuan masyarakat. Dengan demikian matematika atau pengetahuan matematika dapat ditemukan dalam budaya Adonara. 

Senin, 27 Mei 2024

Garis Merah Pendidikan

Judul

:

Garis Merah Pendidikan

Penulis

:

Linus Lusi, S.Pd, M.Pd

Penerbit

:

Figur (Forum Ilmiah Guru SD Kota Kupang)

Tahun Cetak

:

2018

Halaman

:

164

ISBN

:

978-602-462-067-7

Harga

:

Rp.65.000

Status

:

Kosong

 

Rasanya miris. Trenyu, ketika ada pandangan terhadap orang NTT itu bodoh. Sebagai seorang guru, kepala sekolah dan putra asli Flobamoata, saya merasa sangat terpukul. Hati sakit. Rasa sakit dan trenyu itu tidak lalu membuat saya harus kehilangan idealisme untuk tetap menjadi guru atau berusaha untuk menghilangkan identitas ke-ntt-an saya. Justru, pandangan itu membangkitkan aura positip. Muncul kekuatan dalam diri untuk membuktikan sesungguhnya orang NTT itu tidak bodoh.


Rabu, 08 Mei 2024

Via Dolorosa Kunci Kehidupan Manusia (Tamasya ke Dalam Hati dan Budi) Mengenang Prof. Dr. Guido Tisera, SVD

Judul

:

Via Dolorosa Kunci Kehidupan Manusia (Tamasya ke Dalam Hati dan Budi) Mengenang Prof. Dr. Guido Tisera, SVD

Editor

:

Gregor Neonbasu, SVD

Penerbit

:

Ledalero

Tahun Cetak

:

2012

Halaman

:

298

ISBN

:

979-9447-00-3

Harga

:

Rp. 120.000

Status

:

Kosong

 

Sang guru – P. Guido Tisera, SVD yang selalu mengagumkan dalam penampilan akademiknya mengingatkan kita akan ungkapan Merleu Ponty, “Sang guru yang mengagumkan itu akan selamanya menafsirkan kenyataan yang selalu baru, ia akan merasa lebih hidup, dinamis dan kreatif dalam berpikir”. Lebih kanjut Merleu Ponty mengatakan, guru yang baik adalah homunculus atau “roh manusia kecil” yang dapat melihat apa yang nyata dan apa yang benar.

“Manusia kecil di dalam manusia” itu hanya roh tindakan-tindakan ekspresif kita yang berhasil dan manusia yang pantas dikagumi bukanlah roh ini, melainkan roh manusia lumrah yang tertanam dalam raganya yang ringkih, dalam bahasa yang begitu sering dipakai bicara, dan dalam sejarah yang terus bergulir – menyatukan segenap kekuatannya dan mulai melihat, mulai memahami dan mulai memberi arti. Tidak ada lagi yang dekoratif atau sekedar pernak-pernik hiasan dalam kemanusiaan saat ini. Tidak lagi mengutamakan jiwa yang diperlawankan dengan raga, pikiran yang dipertentangkan dengan bahasa, nilai-nilai yang di adu dengan fakta-fakta.

Jadi adalah sosok yang memberi arti pada setiap peristiwa, ia menghargai sejarah sebagai pantulan realitas obyektif yang harus ditempatkan pada ranah sosial yang yang tepat. Ia bijaksana dalam memadukan tuntutan jiwa dan raga sehingga tidak ada alasan untuk dipertentangkan. (Frieds Meko, SVD)


Selasa, 23 April 2024

Media Miniatur Rumah Adat Ende Berbasis Kearifan Lokal Motif NTT

Judul

:

Media Miniatur Rumah Adat Ende Berbasis Kearifan Lokal Motif NTT (Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pembelajaran Matematika Pada Tingkat Sekolah Dasar)

Penyusun

:

Maria Veronika Mentari Lami, Ummu Fajariyah Akbari, S.Pd.,M.Pd., & Imanuel Natalis Nara Layar, S.Pd

Penerbit

:

Adab

Tahun Cetak

:

Halaman

:

80

ISBN

:

978-623-497-916-9

Harga

:

Rp. 85.000

Status

:

Kosong

 

Media Pembelajaran merupakan salah satu hal yang mempengaruhi efektifitas proses pembelajaran pada hasil belajar peserta didik yang berdampak positif. Media pembelajaran miniatur rumah adat Ende berbasis kearifan lokal motif NTT pada pembelajaran matematika materi bangun datar.

Pada buku ini menggunakan pengembangan model 4D (four D model), yaitu tahap pendefenisian (Defina), perancangan (Design), pengembangan ( Develop), dan penyebaran ( Disseminate). 


Senin, 28 Agustus 2023

Suluh di Nusa Nipa

Judul

:

Toembak I (Bakti Oemar Bakri): Suluh di Nusa Nipa

Penulis

:

Peserta SM-3T UNM

Penerbit

:

Leutikaprio

Tahun Cetak

:

2013

Halaman

:

278

ISBN

:

978-602-225-746-2

Harga

:

Rp. 69.300

Status

:

Kosong

 

Kisah tujuh puluh pelakon pada Bakti Oemar Bakri (TOemBak) I di perut Nusa Nipa menggambarkan semangat anak muda turut andil pada pembangunan karakter manusia Indonesia.

Bukan hanya lontaran atau teriakan di jalan yang diperlukan manusia Indonesia, tetapi real action yang mengantarkan manusia Indonesia pada harapan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea IV: “Mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.”

Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) bukan hanya sekadar mendedikasikan diri pada pendidikan anak-anak negeri di seluruh pelosok nusantara, melainkan menciptakan guru masa depan berkarakter yang berwawasan nusantara.

SM-3T Jilid I melahirkan kisah-kisah tak berjudul yang menjadi tak bermakna ketika tak mampu mewariskan pengalaman tak langsung pada generasi berikutnya. “TOemBak I, Suluh di Nusa Nipa” dihadirkan sebagai upaya kisah-kisah peserta/calon guru masa depan dapat menjadi inspirasi bagi anak negeri.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...