Judul |
: |
Alor Mutiara Dari Timur |
Penulis |
: |
Hasan Asy’ari Oramahi |
Penerbit |
: |
Yayasan Adharta |
Tahun Cetak |
: |
2020 |
Halaman |
: |
132 |
ISBN |
: |
978-623-93279-0-3 |
Harga |
: |
Rp. 150.000 |
Status |
: |
Kosong |
"Alor Mutiara Dari Timur" ini dimulai dengan mengangkat sejarah yang hanya bersumber dari kisah tuturan dari generasi ke generasi, yang dihimpun penulisnya. Pentas imajinasi pembacanya seolah-olah dibuka penulis untuk kembali ke kondisi Alor di masa silam puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu, laksana gulungan seluloid film yang berhasil mencitrakan kembali suasana Alor tempo dulu. Bagi para pelancong yang membaca buku ini, penulis ingin buktikan bahwa memang "Alor Mutiara Dari Timur"
Pria kelahiran 14 April 1941 di desa Alor Kecil, pulau Alor ini punya rentang karier puluhan tahun di RRI, TVRI dan BB London serta sebagai praktisi PR yang menangani klien nasional dan multi nasional semisal maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia, dan The Singapore Airlines, konsorsium Eropa peluncur satelit komersial Arianespace yang meluncurkan satelit komunikasi milik PT Telkom, Palapa C-2 dan satelit digital Cakrawarta ke posisi geostasioner di angkasa luar. Buku "Alor Mutiara Dari Timur" ini adalah cenderamatanya buat masyarakarat Alor tanah kelahirannya yang selalu indah berseri laksana kilauan Mutiara Dari Timur.
"Jauh berjalan banyak berbagi, lama hidup banyak berbuah", adalah ungkapan yang tepat buat penulis. Dalam kembara hidup di rantau, yang sejak masa muda hingga usia lanjut tetap berpikir, berbuat dan berbagi untuk kampung halaman. Buah karya ini, menegaskan respon penulis terhadap pesan leluhur dari Alor : kuli mati mati haki tifang levo , yang bermakna "bekerja keras mencapai hidup sukses di rantau, tetapi tidak melupakan halaman". (Ir. Ansgerius Takalapeta)




