|
Judul |
: |
Pelangi Budaya
Pertanian Lahan Kering Masyarakat Manggarai di Flores |
|
Penulis |
: |
Fransiskus Bustan |
|
Penerbit |
: |
Jejak
Pustaka |
|
Tahun
Cetak |
: |
2024 |
|
Halaman |
: |
108 |
|
ISBN |
: |
978-623-183-988-6 |
|
Harga |
: |
Rp. 70.000 |
|
Status |
: |
Ada |
Kebudayaan merupakan sebuah entitas yang bersifat dinamis, sistem pertanian yang hidup dan berkembang dalam kebudayaan suatu masyarakat sebagai anggota suatu kelompok etnik niscaya tidak lepas dari sentuhan perubahan. Sejalan dengan ungkapan tersebut, kebudayaan Manggarai sebagai pemarkah identitas masyarakat Manggarai dan anggota kelompok etnik Manggarai tidak lepas dari sentuhan berbagai perubahan. Sentuhan perubahan yang merengkuh kebudayaan Manggarai tercermin dalam sistem ekonomi dan mata pencaharian hidup, sebagaimana dilihat dan disaksikan dalam sistem pertanian yang digeluti masyarakat Manggarai pada masa sekarang.
Karakteristik sistem pertanian yang digeluti masyarakat Manggarai pada masa silam bercorak lahan kering. Kekhasan sebagai kekhususan pembeda karakteristik sistem pertanian kering masyarakat Manggarai pada masa silam diisyaratkan secara tersurat dan tersirat dalam beberapa aspek. Dalam buku ini diulas dengan detail terkait dengan lahan pertanian, kebudayaan Manggarai, dan masih banyak lagi. Tujuan dari buku ini sebagai salah satu sumber rujukan tambahan bagi masyarakat Manggarai dalam menengok kembali realitas masa silam sebagai titian dalam memahami realitas masa sekarang demi menata masa depan yang lebih baik.




