Jumat, 07 Agustus 2026

Nusa Penjaga Indonesia


Judul

:

Nusa Penjaga Indonesia

Penyusun

:

Rido Miduk Sugandi Batubara, dkk.

Penerbit

:

Kompas

Tahun Cetak

:

2016

Halaman

:

288

ISBN

:

978-979-709-994-7

Harga

:

Rp. 100.000

Status

:

Ada


Indonesia merupakan negara kepulauan dengan 17.504 pulau, berjajar mulai dari Pulau Sabang di sebelah barat sampai Pulau Merauke di sebelah timur, dan Pulau Miangas di sebelah utara sampai Pulau Rote di sebelah selatan. Tahukah kita bahwa baru 13.466 dari keseluruhan pulau tersebut yang sudah dinamai dan didaftarkan di PBB? Disertai dengan foto-foto menarik, Nusa Penjaga Indonesia adalah salah satu usaha untuk merengkuh dan memperkenalkan 92 pulau-pulau kecil terluar di Indonesia.

Pulau-pulau tersebut memiliki peran penting dan vital dalam menjaga kedaulatan wilayah negara. Bila pulau yang menjadi titik awal pengukuran wilayah Republik Indonesia itu hilang, batas wilayah pun bergeser. Buku ini ingin menampilkan keindahan pulau-pulau kecil terluar dalam wilayah Republik Indonesia sekaligus memotret potensi tersembunyi pulau-pulau tersebut. Semoga Nusa Penjaga Indonesia makin diperhatikan dan dikembangkan sebagai penjaga yang kuat, sekaligus pintu masuk yang hangat bagi para tamu yang berkunjung ke Indonesia. 


Demokrasi Elektoral Lokal

Judul

:

Demokrasi Elektoral Lokal

Penulis

:

Jemris Fointuna, dkk

Penerbit

:

Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT

Tahun Cetak

:

2025

Halaman

:

242

ISBN

:

978-623-6183-93-9

Sumber

:

https://ntt.kpu.go.id/

Download

:

Di Sini


Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia di tingkat lokal. Dalam konteks wilayah, pemilihan bukan sekadar agenda prosedural, melainkan ruang tempat nilai-nilai demokrasi dipraktikkan dan diuji. Buku ini merekam perjalanan panjang penyelenggaraan pemilihan, mulai dari perencanaan, pemutakhiran data pemilih, pembentukan badan adhoc, hingga proses pemungutan dan penghitungan suara.

Buku ini menghadirkan pembacaan mendalam atas dinamika sosial-politik yang menyertai proses elektoral di Nusa Tenggara Timur. Tantangan geografis di wilayah kepulauan, kompleksitas koordinasi lintas kelembagaan, dinamika partisipasi pemilih, serta strategi pengawasan dan sosialisasi yang adaptif menjadi bagian penting dari analisis ini. Di antara tantangan tersebut, ketersediaan dan kapasitas sumber daya manusia di berbagai wilayah juga memiliki peran krusial, sebab tidak meratanya kompetensi penyelenggara di lapangan kerap memengaruhi kelancaran proses pemilihan. Dengan demikian, setiap bab dalam buku ini tidak hanya menyajikan fakta-fakta empirik, tetapi juga mengurai konteks struktural, institusional, dan kultural yang membentuk praktik penyelenggaraan pemilihan di daerah.

Pendekatan naratif dan reflektif memberi ruang bagi pembaca dapat melihat pemilihan bukan hanya sebagai peristiwa politik, tetapi sebagai proses yang hidup dan terus bergerak. Pemanfaatan teknologi, inovasi sosialisasi, serta penguatan jejaring kelembagaan menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemilu yang lebih terbuka, inklusif, dan akuntabel. Buku ini bukan hanya bentuk pertanggungjawaban birokratis, tetapi juga cermin dari bagaimana penyelenggara pemilu bekerja menghadapi kenyataan di lapangan, di mana prinsip-prinsip demokrasi bersinggungan dengan realitas yang ditandai kompleksitas struktural, keragaman geografis, dan dinamika sosial yang diurai.

Senin, 03 Agustus 2026

Orang Topas: Identitas dan Kemelut Politik di kawasan Laut Sawu Abad 17-19

Judul

:

Orang Topas: Identitas dan Kemelut Politik di kawasan Laut Sawu Abad 17-19

Penulis

:

Muhammad ‘Afwan Mufti, Daya Negri Wijaya, & Hariyono

Penerbit

:

Indis

Tahun Cetak

:

2026

Halaman

:

146

ISBN

:

978-634-7365-25-5

Harga

:

Rp. 85.000

Status

:

Ada

 

Kajian sejarah Indonesia sejauh ini hanya memberikan perhatian terbatas pada hibriditas etnis. Padahal, perkawinan campur dan perpaduan budaya telah memainkan peran penting dalam sejarah kolonialisme. Oleh karena itu, para penulis dalam buku ini mengangkat isu penting yang menunjukkan bagaimana kelompok hibrida tidak hanya memposisikan diri sebagai agen ekonomi, tetapi juga menentang klaim hegemoni Eropa. - Prof. Hans Hägerdal (Linnaeus University)

Sulit dibayangkan tanpa kehadiran dan peran orang Topas dalam proses terbentuknya jaringan maritim di Indonesia Timur, khususnya di kawasan Laut Sawu, abad ke-17 sampai ke-19. Di sinilah penting dan menariknya buku ini sebagai literasi untuk memahami sejarah Indonesia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. - Prof. Dr. Susanto Zuhdi (Guru Besar Purnabakti FIB-UI) 

Narasi sejarah harus terus dicerita dan dibingkaikan secara ilmiah. Sejarah Orang Topas bukan saja membawa kita kepada lembaran masa penjajahan dan perdagangan maritim yang makmur, tetapi juga pertembungan budaya, bahasa dan agama, sehingga menjadikan wilayah Nusantara kita beragam dan rencam. Buku ini adalah sumbangan berguna untuk kita mendalami sejarah komunitas yang mana kesaksian sejarah mereka mewarna dan memaknakan cakrawala sejarah bangsa kita. - Dr. Azhar Ibrahim Alwee (National University of Singapore)

Buku ini adalah satu analisis penting yang secara komprehensif telah menstrukturkan semula perananan Orang Topas sebagai pemain penting dalam dinamik geopolitik Laut Sawu abad ke-17 hingga ke-19. Secara jelas, ianya melawan naratif berbaur Eurosentrik, yang mana penulis telah menyelusuri pembentukan identiti hibrid dan agensi politik masyarakat peranakan ini dalam menavigasi persaingan antara VOC dan Portugis. Karya ini memberikan sumbangan penting terhadap historiografi Nusantara Timur, khususnya mengenai keterlibatan strategik mereka dalam kawalan ekonomi perdagangan serantau dan birokrasi tempatan yang rumit. - Dr. Ahmad Jelani Halimi (Pengerusi Persatuan Sejarah Malaysia Cawangan Perak (PSMCPk), Ipoh, Perak) 

Karya ini merupakan kontribusi penting dalam historiografi Indonesia Timur dengan menempatkan Orang Topas sebagai pelaku sejarah yang dinamis. Melalui analisis yang tajam dan berbasis sumber yang kuat, buku ini berhasil mengungkap kompleksitas jaringan perdagangan, identitas hibrida, serta strategi adaptif dalam menghadapi perubahan geopolitik kawasan Laut Sawu abad ke-17 hingga 19. - Prof. Cahyo Pamungkas, Ph.D (Profesor Riset BRIN) 


Seri Pengenalan Nusantara: Kis'ah Rai Hawu di Nusa Tenggara Timur

Judul

:

Seri Pengenalan Nusantara: Kis'ah Rai Hawu di Nusa Tenggara Timur

Penerbit

:

Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata, Deputi Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya, Direktorat Tradisi dan Kepercayaan

Tahun Cetak

:

2003

Halaman

:

47

ISBN

:

-

Sumber

:

https://repositori.kemendikdasmen.go.id/

Download

:

Di Sini

 

Proyek Pelestarian dan Pengembangan Tradisi dan Kepercayaan pada tahun anggaran 2003 melaksanakan penerbitan Seri Pengenalan Budaya Nusantara berjudul Kisah Rai Hawu Di Nusa Tenggara Timur. Sumber utama pengemasan buku tersebut adalah dari naskah-naskah hasil penelitian yang telah diinventarisasi oleh Direktorat Tradisi dan Kepercayaan. Selain itu juga dengan memanfaatkan beberapa sumber tertulis yang terkait.

Tujuan penerbitan Seri Pengenalan Budaya Nusantara ini, di samping memberikan lebih banyak altematif bacaan, juga untuk dapat lebih membuka cakrawala masyarakat Indonesia tentang keanekaragaman budaya yang ada. Secara khusus buku bacaan ini ditujukan untuk menambah wawasan anak-anak Indonesia yang majemuk.

Dengan diterbitkannya buku ini, diharapkan pengetahuan anak-anak tentang keanekaragaman budaya Indonesia semakin bertambah. Dengan demikian, kesenjangan budaya dapat makin dipersempit dan jiwa persatuan dan kesatuan dapat diperkokoh.

Isi buku ini terdiri dari kisah-kisah: 1) Pulau Bukit Kapur dan Pohon Lontar di Nusa Tenggara Timur; 2) Dongeng dari Negeri Sawu; 3) Mengenal Udu dan Hubi; 4) Rumah Orang Sawu: 5) Melihat Pulodo Wadu dan Deo Rai: 6) Dari Namata sampai Horafi. 


Echoes of the East: A Collection of Narrative Folktales from NTT

Judul

:

Echoes of the East: A Collection of Narrative Folktales from NTT

Penulis

:

Herlin B dkk.

Penerbit

:

Arta Media Nusantara

Bahasa

:

Inggris

Tahun Cetak

:

2026

Halaman

:

107

ISBN

:

978-634-7227-29-8

Harga

:

Rp. 85.000

Status

:

Kosong



Discover the heart of East Nusa Tenggara through stories that have been passed down for generations. This illustrated storybook retells traditional folktales in clear and simple English, helping senior high school students learn narrative text in a fun and meaningful way. Each story carries lessons of kindness, courage, and wisdom reminding readers that learning English can also mean learning about who we are. 


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...