Kamis, 18 Juni 2026

Krisis Ekonomi dan Perekonomian Rakyat Gugus Nusa Tenggara

Judul

:

Krisis Ekonomi dan Perekonomian Rakyat Gugus Nusa Tenggara

Penyunting

:

Sajogyo dan Mubyarto

Penerbit

:

Aditya Media

Tahun Cetak

:

1998

Halaman

:

151

ISBN

:

979-539-104-6

Harga

:

Rp. 65.000      

Status

:

Kosong

 

Buku ini adalah buku kedua sebagai pelengkap buku pertama yang terbit tahun 1997 berjudul PROGRAM IDT DAN PEREKONOMIAN RAKYAT GUGUS NUSA TENGGARA suntingan Mubyarto & Retno Budiyanto. Seperti halnya buku terdahulu, buku ini memuat hasil semiloka nasional Penyesuaian Kebijakan Sosial Ekonomi dalam Rangka Pengembangan Perekonomian Rakyat Gugus Nusa Tenggara yang merupakan kegiatan tahap kedua dari 4 rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan secara bergantian setahun sekali di propinsi-propinsi Bali, NTB, NTT dan Timor Timur.

Semiloka kali ini mencoba memperkirakan dampak krisis pengelolaan makro-ekonomi atas perekonomian rakyat, khususnya peluang berusaha dan bekerja di beragam sektor, dan prospek upaya mengatasinya dalam dua tiga tahun mendatang. Keberlanjutan upaya pendampingan bagi kelompok IDT (dan KSM lain), berdasarkan proses belajar dari masa Repelita VI yang akan berakhir dan prospek pencarian pola alternatif dan keberlanjutan juga dibahas tuntas dalam semiloka kali ini. Selain itu, dicoba diungkap mengenai beragam contoh belajar satu sama lain (antardaerah, antarsektor) dari pengalaman masing-masing (daerah, sektor) dan contoh-contoh upaya mengembangkan keterkaitan atau kemitraan antarsektor, antarskala usaha dan antardaerah (ruang, wilayah).

Buku ini layak dibaca kalangan lebih luas sebagai wacana untuk memahami masalah-masalah pengembangan perekonomian rakyat dalam kaitan penyesuaian kebijakan mengatasi krisis pengelolaan makro-ekonomi, dan menjaga keamanan pangan di daerah serta keberlanjutan peluang berusaha dan bekerja. Bagi yang ingin memperoleh alternatif perencanaan kebijakan pembangunan daerah di Gugus Nusa Tenggara menjelang awal masa Repelita VII khususnya pembangunan perekonomian rakyat di propinsi-propinsi Bali, NTT, NTB, dan Timtim buku ini dapat dijadikan pembanding. Semoga bermanfaat. 


Harumnya Apel Soe “Kembali Lagi” Jhys Baok

Judul

:

Harumnya Apel Soe “Kembali Lagi” Jhys Baok

Penulis

:

Margarita D.I. Ottu S.Pd., M.Pd.K

Penerbit

:

Adab

Tahun Cetak

:

2021

Halaman

:

72

ISBN

:

978-623-6233-41-2

Harga

:

Rp. -     

Status

:

Kosong


Buku Buku ini menggambarkan kisah hidup Jhys Baok, seorang tokoh yang lahir dan berkembang di SoE (Timor Tengah Selatan), yang dikenal sebagai kawasan penghasil apel terkenal di Indonesia. Buku ini tidak hanya mengisahkan perjalanan hidup Jhys dari masa kecil hingga pendidikan menengah, tetapi juga menyajikan sejarah dan keindahan tanaman apel di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Dalam buku ini, pembaca akan diajak untuk mengenang masa kecil yang penuh kenangan, keakraban dengan keluarga, dan semangat belajar yang menjadi fondasi kehidupan Jhys. Selain itu, buku ini juga memberikan informasi ilmiah tentang sistematika dan morfologi tanaman apel, yang menjadikannya buku yang menggabungkan nilai edukasi dan inspirasi. Dengan narasi yang penuh makna, buku ini menjadi sumber motivasi bagi pembaca untuk menghargai keindahan alam, kehidupan masa kecil, dan perjuangan dalam mengejar pendidikan. 


Rabu, 17 Juni 2026

Perempuan Bajawa

Judul

:

Perempuan Bajawa

Penulis

:

Mertin Lusi

Penerbit

:

Selfietera

Tahun Cetak

:

2026

Halaman

:

133

ISBN

:

978-623-496-450-9

Harga

:

Rp. 80.000         

Status

:

Ada

 

Di tanah Bajawa yang sarat adat dan tradisi, seorang perempuan tumbuh dengan beban yang tidak ringan. Perempuan diajarkan untuk kuat, setia dan patuh pada setiap warisan leluhur namun hatinya menyimpan pertanyaan tentang cinta, kebebasan dan pilihan hidupnya sendiri.

Diantara tuntutan keluarga, adat dan suara hatinya, ia berjuang menemukan jati dirinya sebagai perempuan Bajawa. Setiap langkahnya adalah perlawanan yang sunyi dan setiap keputusannya membawa konsekuensi.

Novel ini menghadirkan kisah tentang keberanian perempuan, luka yang diwariskan, dan harapan yang tumbuh ditengah tradisi. Sebuah cerita yang mengajak pembaca menyelami kekuatan perempuan Bajawa dan menghadapi hidup, adat dan dirinya sendiri.


Jalan Transisi Timor Timur, Sejarah Integrasi Hingga Merdeka

Judul

:

Jalan Transisi Timor Timur, Sejarah Integrasi Hingga Merdeka

Penulis

:

Agil Kurniadi

Penerbit

:

Terekam Jejak Publisher

Tahun Cetak

:

2025

Halaman

:

178

ISBN

:

978-623-496-255-0

Harga

:

Rp. 100.000         

Status

:

Ada


Berdirinya Timor Leste menyimpan sejarah yang tak terlupakan. Wilayah yang pernah dikenal sebagai Timor Timur ini kaya akan beragam memori yang tetap terekam hingga kini. Buku ini mengulas perjalanan Timor Timur, mulai dari gagasan penyatuan, integrasi dengan Indonesia, referendum kemerdekaan, hingga masa transisi menuju kedaulatan sebagai negara Timor Leste. 


Selasa, 02 Juni 2026

Alor Mutiara Dari Timur

Judul

:

Alor Mutiara Dari Timur

Penulis

:

Hasan Asy’ari Oramahi

Penerbit

:

Yayasan Adharta

Tahun Cetak

:

2020

Halaman

:

132

ISBN

:

978-623-93279-0-3

Harga

:

Rp. 150.000         

Status

:

Kosong

 

"Alor Mutiara Dari Timur" ini dimulai dengan mengangkat sejarah yang hanya bersumber dari kisah tuturan dari generasi ke generasi, yang dihimpun penulisnya. Pentas imajinasi pembacanya seolah-olah dibuka penulis untuk kembali ke kondisi Alor di masa silam puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu, laksana gulungan seluloid film yang berhasil mencitrakan kembali suasana Alor tempo dulu. Bagi para pelancong yang membaca buku ini, penulis ingin buktikan bahwa memang "Alor Mutiara Dari Timur"

Pria kelahiran 14 April 1941 di desa Alor Kecil, pulau Alor ini punya rentang karier puluhan tahun di RRI, TVRI dan BB London serta sebagai praktisi PR yang menangani klien nasional dan multi nasional semisal maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia, dan The Singapore Airlines, konsorsium Eropa peluncur satelit komersial Arianespace yang meluncurkan satelit komunikasi milik PT Telkom, Palapa C-2 dan satelit digital Cakrawarta ke posisi geostasioner di angkasa luar. Buku "Alor Mutiara Dari Timur" ini adalah cenderamatanya buat masyarakarat Alor tanah kelahirannya yang selalu indah berseri laksana kilauan Mutiara Dari Timur.

"Jauh berjalan banyak berbagi, lama hidup banyak berbuah", adalah ungkapan yang tepat buat penulis. Dalam kembara hidup di rantau, yang sejak masa muda hingga usia lanjut tetap berpikir, berbuat dan berbagi untuk  kampung halaman. Buah karya ini, menegaskan respon penulis terhadap pesan leluhur dari Alor : kuli mati mati haki tifang levo , yang bermakna "bekerja keras mencapai hidup sukses di rantau, tetapi tidak melupakan halaman". (Ir. Ansgerius Takalapeta)


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...