Judul |
: |
Orang-Orang Katolik di Indonesia Era Kemerdekaan 1945-2010 Jilid 3 |
Penulis |
: |
Karel Steenbrink |
Penerbit |
: |
Ledalero |
Tahun Cetak |
: |
2018 |
Halaman |
: |
894 |
ISBN |
: |
978-602-1161-55-5 |
Harga |
: |
Rp. 275.000 |
Status |
: |
Ada |
Orang-orang Katolik di Indonesia Era Kemerdekaan 1945-2010 menuntaskan buku profil sejarah berjilid tiga yang ditulis Profesor Steenbrink tentang agama Katolik di Indonesia, lengkap dengan laporan yang sangat terperinci tentang kelangsungan hidup dan pertumbuhan agama minoritas ini di negeri mayoritas Muslim Indonesia sejak kemerdekaan Republik itu tahun 1945.
Kekatolikan kolonial bertahan hidup di Republik Indonesia yang merdeka sepanjang rezim nasionalis Soekarno (1945-1965), dan mendapatkan kembali dinamika baru dalam kurun kebangkitan agama seumumnya yang merupakan bagian dari Orde Baru Soeharto setelah tahun 1965. Dari sebuah lembaga yang sangat bercorak Belanda, agama Katolik di Indonesia berkembang menjadi sebuah komunitas yang sepenuhnya dinahkodai orang-orang Indonesia, namun tetap mempertahankan coraknya yang modern lagi internasional.
Buku ini terpilah ke dalam dua bagian besar. Bagian pertama mengkaji masalah-masalah nasional, yang mencakup agama dalam politik Indonesia, struktur internal komunitas Katolik, para klerus religius, imam diosesan, para suster dan bruder laikal, basis sekuler agama Katolik dalam ranah pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan karya pembangunan, keterlibatan sosial dan spiritualitas kaum awam serta para pemikir, penulis, seniman kreatif, aneka proposal dan debat teologi. Bagian kedua menelisik berbagai tinjauan kewilayahan di negara yang sangat luas ini, mulai dari perjuangan Gereja Katolik di Flores, Timor dan Sumba, masyarakat Papua yang mencari identitas antara dominasi Belanda dan Indonesia, Maluku yang dipepaki beban berat fragmentasi agama dan isolasi geografıs, kaum minoritas Katolik di Minahasa dan Toraja di Sulawesi, Kalimantan, hingga diaspora Katolik di Sumatera, Jawa dan Bali. Buku ini juga dilengkapi oleh tidak kurang 29 dokumen yang ditulis berbagai tokoh dan organisasi sejak tahun 1942 hingga tahun 2007, foto-foto historis bahari dan modern serta puluhan tabel yang meringkas aneka struktur, lembaga, personel, tempat ziarah, statistik, kelompok etnis serta umat seumumnya.
Karel Steenbrink, yang tahun 1974 meraih gelar Ph.D. dalam Studi-Studi Agama, adalah Guru Besar Emeritus dalam bidang Teologi Antarbudaya pada Departemen Studi Agama di Universitas Utrecht. Ia telah menerbitkan banyak buku tentang agama-agama di Indonesia, baik Islam maupun Kristen. Dimulai tahun 1970 dengan kerja lapangan di lembaga pendidikan Islam, ia kini meneliti aneka pandangan dari masa kolonial tentang Islam serta posisi kaum minoritas Katolik di tengah masyarakat mayoritas Muslim di Indonesia. Dua jilid pertama dari profil sejarah ini (Jilid 1: Suatu Pemulihan Bersahaja 1808-1903 dan Jilid 2: Pertumbuhan yang Spektakuler dari Minoritas yang Percaya Diri) juga diterbitkan Penerbit Ledalero, Maumere-Flores (2006).




