Selasa, 21 April 2026

Permainan Waktu: Perspektif Kodhi tentang Penanggalan Sejarah dan Pertukaran

Judul

:

Permainan Waktu: Perspektif Kodhi tentang Penanggalan Sejarah dan Pertukaran

Penulis

:

Janet Hoskins

Penerbit

:

Pustaka Larasan

Tahun Cetak

:

2026

Halaman

:

482

ISBN

:

978-634-7579-12-6

Harga

:

Rp. 180.000         

Status

:

Ada

 

Buku ini adalah sebuah etnografi tentang persepsi budaya dan pengaturan waktu dalam masyarakat Indonesia Timur. Saya mulai dengan konstruksi kolektif masa lalu melalui model penanggalan. Siklus tahunan, yang digambarkan dalam hari, bulan, dan musim, disinkronkan oleh pendeta penanggalan, Rato Nale atau “Penguasa Tahun” yang mengkoordinasikan kegiatan pertanian dan tahap-tahap ritualnya. Tugasnya, bersama dengan peralatan yang terkait dengan kinerjanya, dipandang sebagian didatangkan dari pulau yang jauh di sebelah barat. Namun, ia diberi makna lokal yang membuat penamaan bulan dan festival “Tahun Baru” atau cacing laut menjadi tanda identitas khas Kodhi. (Penulis)

“Mereka yang meyakini globalisasi budaya atau mempertanyakan validitas penelitian etnografi terhadap masyarakat swadaya berskala kecil sebaiknya membaca studi Hoskins yang luar biasa tentang dunia sosial dan konseptual Kodhi agar pandangan tersebut dapat disangkal.” (Signe Howell, Ethnos)

“Sebuah buku penting dalam etnografi Indonesia Timur dan sebuah studi teladan tentang struktur dan sejarah.” (kenneth M. George, Pacific Affairs)

“Sebuah tinjauan luas dan terperinci mengenai masyarakat Kodhi… dijelaskan dengan cernat dan masuk akal.” (David Hicks, Anthropos)

“Karya Hoskins menggabungkan etnografi yang luar biasa, tingkat kecanggihan teoritis yang sangat tinggi, dan komponen kepekaan manusia yang luar biasa. Hasilnya adalah sebuah buku refleksi serius secara kreatif menantang dan memperluas banyak aspek dari kajian terbaik sebelumnya di berbagai bidang.” (Benda Prize Selection Committee)

Janet Hoskins adalah Professor Antropologi dan Agama di University of Southern California. 

Minggu, 19 April 2026

Pelangi Budaya Pertanian Lahan Kering Masyarakat Manggarai di Flores

Judul

:

Pelangi Budaya Pertanian Lahan Kering Masyarakat Manggarai di Flores

Penulis

:

Fransiskus Bustan

Penerbit

:

Jejak Pustaka

Tahun Cetak

:

2024

Halaman

:

108

ISBN

:

978-623-183-988-6

Harga

:

Rp. 70.000         

Status

:

Ada

 

Kebudayaan merupakan sebuah entitas yang bersifat dinamis, sistem pertanian yang hidup dan berkembang dalam kebudayaan suatu masyarakat sebagai anggota suatu kelompok etnik niscaya tidak lepas dari sentuhan perubahan. Sejalan dengan ungkapan tersebut, kebudayaan Manggarai sebagai pemarkah identitas masyarakat Manggarai dan anggota kelompok etnik Manggarai tidak lepas dari sentuhan berbagai perubahan. Sentuhan perubahan yang merengkuh kebudayaan Manggarai tercermin dalam sistem ekonomi dan mata pencaharian hidup, sebagaimana dilihat dan disaksikan dalam sistem pertanian yang digeluti masyarakat Manggarai pada masa sekarang.

Karakteristik sistem pertanian yang digeluti masyarakat Manggarai pada masa silam bercorak lahan kering. Kekhasan sebagai kekhususan pembeda karakteristik sistem pertanian kering masyarakat Manggarai pada masa silam diisyaratkan secara tersurat dan tersirat dalam beberapa aspek. Dalam buku ini diulas dengan detail terkait dengan lahan pertanian, kebudayaan Manggarai, dan masih banyak lagi. Tujuan dari buku ini sebagai salah satu sumber rujukan tambahan bagi masyarakat Manggarai dalam menengok kembali realitas masa silam sebagai titian dalam memahami realitas masa sekarang demi menata masa depan yang lebih baik. 


Buku Ajar Budaya Lahan Kering Kepulauan dan Pariwisata

Judul

:

Buku Ajar Budaya Lahan Kering Kepulauan dan Pariwisata

Editor

:

Don H. Kadja

Penulis

:

Retno Nuningsih, I.G.B. Adwita Arsa & Petronella S. Nenotek

Penerbit

:

CV. Media Sains Indonesia

Tahun Cetak

:

2023

Halaman

:

144

ISBN

:

978-623-362-985-0

Harga

:

Rp. -

Status

:

Kosong


Nusa Tenggara Timur merupakan daerah kepulauan dengan kondisi iklim kering semi arid. Pada setiap pulau, pola bermata pencarian berbeda antar pulau termasuk dalam budayanya masing-masing. Sering kali masyarakat menerapkan budaya adat istiadat untuk kegiatan-kegiatan pertanian. Selain itu, NTT juga memiliki banyak objek wisata yang tersebar di masing-masing pulau. Mata kuliah Budaya Lahan Kering, Kepulauan, dan Pariwisata merupakan mata kuliah penciri di Universitas Nusa Cendana, yang wajib diprogram oleh seluruh mahasiswa. Kompetensi yang dicapai dari mata kuliah ini adalah mahasiswa menerapkan nilai-nilai pada system Budidaya Lahan Kering Kepulauan dan Pariwisata. Untuk memudahkan mahasiswa mencapai kompetensi tersebut maka semua materi pembelajaran dirangkum dalam Buku Ajar Budaya Lahan Kering Kepulauan Dan Pariwisata, sebagai buku pegangan. Buku banyak menguraikan tentang budaya masyarakat dalam bercocok tanam, beternak, sebagai nelayan dan berwirausaha dalam bidang pariwisata khususnya pada wilayah kepulauan semiringkai dan selayang pandang tetang aspek pariwisata. 


Etnografi Konflik: Fragmen Generasi Eks Pengungsi Timor Timur di Desa Keun

Judul

:

Etnografi Konflik: Fragmen Generasi Eks Pengungsi Timor Timur di Desa Keun

Penulis

:

Dwi Wulan Pujiriyani

Penerbit

:

 

Tahun Cetak

:

-

Halaman

:

280

ISBN

:

-

Harga

:

Rp. -

Status

:

Kosong


Buku ini adalah revisi dari buku berjudul ‘Merdeka Dalam Pasungan Pendidikan Anak-Anak di Pengungsian yang pernah diterbitkan secara terbatas oleh Penerbit Intan Media pada tahun 2012. Edisi kali ini ditambahkan dengan pendalaman mengenai etnografi konflik. Buku ini selain menghadirkan etnografi Suku Timor (Suku Tetun dan Suku Dawan), juga dimaksudkan sebagai rujukan ketika akan melakukan kerja etnografi di daerah konflik atau rentan terjadi konflik. Konflik dalam buku ini secara spesifik diletakan dalam konteks pengungsian. Pengungsian akibat konflik merupakan jejak historis yang muncul pada masyarakat di Desa Keun, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. 


Rabu, 01 April 2026

Energi Hijau Rekacipta Biofuel: Menguras Nalar Menyingkap Artha Terbaring di Daerah Semi Arid

Judul

:

Energi Hijau Rekacipta Biofuel: Menguras Nalar Menyingkap Artha Terbaring di Daerah Semi Arid

Penulis

:

Prof. Dr. Ir. Godlief Fredrik Neonufa, MT., SCL.

Penerbit

:

BPK Gunung Mulia

Tahun Cetak

:

2025

Halaman

:

90

ISBN

:

-

Harga

:

Rp. -

Status

:

Kosong

 

Banyak minyak dan lemak nabati non-pangan (inedible) selama ini diabaikan oleh manusia. Padahal, berkat bantuan teknologi, unsur-unsur itu dapat dialih bentuk untuk memproduksi  bahan kimia (chemicals) dan bahan bakar terbarukan (renewable fuels).

Seleksi teknologi dan teknik rekayasa yang tepat dan efektif dalam menciptakan renewable fuels dari minyak dan lemak nabati inedible yang bernilai ekonomis tinggi merupakan tantangan dan peluang menarik untuk dipelajari. Penulis buku ini melakukan eksplorasi, identifikasi, dan kajian secara mendalam atas potensi minyak dan lemak nabati inedible dari sejumlah tumbuhan di daerah semiarid (khususnya NTT) yang memiliki peluang untuk diubah menjadi produk terbarukan sehingga memberikan kontribusi ekonomi untuk mendukung kemandirian energi, ketahanan pangan, dan pembangunan ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Membangun kesadaran orang untuk berpikir tentang kekayaan alam hayati non-pangan untuk diusahakan bagi pertumbuhan pendapatan dan kekayaan adalah hal yang niscaya. Salah satu bagian buku ini mengulas bagaimana mengubah pandangan dan cara berpikir orang terhadap biomassa minyak dan lemak nabati non-pangan inedible sebagai suatu anugerah atau belas kasih Allah bagi komunitas yang bermukim di daerah semiarid atau wilayah lahan kering, untuk dikelola menjadi aneka produk bahan kimia dan bahan bakar terbarukan yang bernilai ekonomi tinggi.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...