Selasa, 21 Juli 2026

Olahraga Tradisional dan Permainan Rakyat Ngada

Judul

:

Olahraga Tradisional dan Permainan Rakyat Ngada

Penulis

:

Teobaldus Daga, S.Pd dkk.

Editor

:

Yakobus Mite, S.Pd., M. Pd

Penerbit

:

CV. Galang Media Buana

Tahun Cetak

:

2024

Halaman

:

152

ISBN

:

978-623-5549-14-9

Harga

:

Rp. 85.000

Status

:

Kosong

 

Buku ini juga sebagai pedoman yang disusun untuk memberikan gambaran dan panduan terkait bentuk-bentuk Olahraga Tradisional dan Permainan Rakyat Ngada di Kabupaten Ngada. Sebagai bentuk dukungan dalam pelestarian kekayaan bangsa yang mulai punah karena tergerus oleh perkembangan zaman, dimana masyarakat pada saat ini mulai berpindah pada kemajuan teknologi. Sebagai warga Indonesia pada umumnya dan masyarakat Ngada pada khususnya, kita tidak boleh melupakan permainan-permainan yang telah diciptakan oleh nenek moyang kita, karena di dalam permainan tradisional terdapat banyak unsur yang bermanfaat bagi kehidupan kita, diantaranya adalah kebugaran jasmani, kesehatan, kesenangan, kerjasama, tanggung jawab, sportivitas, dan lain sebagainya. Ada kalimat motivasi yang harus kita tanamkan yaitu "Jaman boleh berubah, generasi boleh berganti, namun kelestarian budaya tradisional adalah tanggung jawab kita bersama untuk melestarikannya". 


Senjata Kami adalah Upacara Adat: Ungkapan Pelambang dan Mantra Nausus, Perempuan Pembela HAM-Lingkungan

Judul

:

Senjata Kami adalah Upacara Adat: Ungkapan Pelambang dan Mantra Nausus, Perempuan Pembela HAM-Lingkungan

Penulis

:

Aleta Baun, dkk

Penerbit

:

Insist Press

Tahun Cetak

:

2025

Halaman

:

126

ISBN

:

978-623-6179-31-4

Harga

:

Rp. 73.000

Status

:

Kosong

 

Senjata Kami adalah Upacara Adat merupakan suara lima Nausus—perempuan pejuang tanah airnya yang berdiri di garda depan melawan perusakan alam dan perampasan ruang hidup rakyat. Dari gunung batu Mollo yang dilindungi Mama Aleta, kebun sorgum yang dirintis Maria Loretha di Adonara, pulau Sangihe yang dibela Jull Takaliuang, hutan Gunung Kerasik yang dijaga Mardiana, sampai alam pegunungan Kendeng yang dipanggil ikut berjuang bersama Gunarti dengan doa dan pelambang tubuh-alam.


Buku ini lahir dari proses panen pengetahuan, menggali kebijaksanaan yang tertanam dalam ingatan, tubuh, dan laku, oleh mereka sendiri, dan tampil dalam bentuk ungkapan kata-kata. Di sini, ungkapan pelambang dan mantra menjadi senjata budaya perempuan dalam merawat kehidupan, menyemai harapan, dan meneruskan perlawanan.


Kisah dari NTT yaitu dari Pulau Adonara, Maria Loretha memilih memulihkan martabat sorgum, pangan lokal yang hampir terlupakan sejak politik beras dominan pada masa Orde Baru. Ia membuktikan bahwa menanam yang lokal adalah jalan untuk bertahan dari ancaman kelaparan. “Mintakan kepada alam, maka akan diberikan tempat surga,” seruan yang sangat kuat. Dan Aleta Baun dari Timor, menjadi ikon gerakan perempuan adat. Dari sebutan Perempuan Nausun ‒ perempuan menyusui, kita melihat metafora yang sama antara tubuh perempuan dan alam. Keduanya melahirkan, merawat, dan menjaga keberlangsungan. Di titik itulah ekofeminisme hadir secara alami, ketika tubuh perempuan dan tubuh alam sama-sama disakiti, maka kehancuran akan dirasakan bersama. 


Liurai, Peran Pemimpin Tradisional dalam Sejarah dan Pembangunan Timor-Leste, Kajian Historis, Kultural, dan Strategis Menuju Negara Berdaulat Berbasis Budaya

Judul

:

Liurai, Peran Pemimpin Tradisional dalam Sejarah dan Pembangunan Timor-Leste, Kajian Historis, Kultural, dan Strategis Menuju Negara Berdaulat Berbasis Budaya

Penulis

:

Salustiano Filipe Ximenes

Penerbit

:

Powered by OpenAI

Tahun Cetak

:

2025

Halaman

:

218

ISBN

:

-

Sumber

:

Facebook     

Download

:

Di Sini

 

Dalam pusaran sejarah Timor-Leste yang panjang dan penuh gejolak, para liurai pemimpin tradisional—telah menjadi penopang utama tatanan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat. Namun, peran historis dan strategis mereka kerap terpinggirkan dalam narasi resmi negara.

Buku ini hadir sebagai upaya ilmiah dan kultural untuk merekonstruksi secara sistematis dan objektif kontribusi para liurai sejak masa prasejarah, penjajahan Portugis, pendudukan Indonesia, hingga era kemerdekaan. Disusun dalam lima bagian dan enam belas bab, buku ini memadukan pendekatan historis, teori internasional, serta kebijaksanaan lokal yang masih hidup dalam komunitas adat. Lebih dari sekadar telaah akademik, LIURAI adalah manifesto budaya dan politik—sebuah seruan bahwa masa depan Timor-Leste yang berdaulat dan berkeadilan harus dibangun di atas fondasi identitas dan nilai adatnya sendiri.

Sebuah bacaan wajib bagi siapa saja yang ingin memahami Timor-Leste secara utuh bagi akademisi, pembuat kebijakan, pelajar, dan seluruh rakyat yang mencintai tanah leluhurnya. 


Senin, 20 Juli 2026

My Underwater Journey.. across the Indonesian Archipelago..


Judul

:

My Underwater Journey.. across the Indonesian Archipelago.. (Alor, Bidadari, Bunaken, Flores, Komodo, Kupang, Labuan Bajo, Manado, Maumere, Menjangan, Nusa Penida, Pulau Weh & Tulamben)

Penulis

:

Manarep Pasaribu

Fotografi

:

Muljadi Pinneng Sulungbudi

Penerbit

:

CV. Phototrend

Tahun Cetak

:

2009

Halaman

:

117

ISBN

:

-

Harga

:

Rp. 125.000     

Status

:

Ada

 

Masih segar di ingatan kami ketika sore itu Pak Manerep mengajak kami bertemu di ruang kantornya yang sederhana namun nyaman. Seperti biasanya, selepas jam kantor pun Beliau masih saja menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan kantornya. Heran bercampur kagum dan gembira ketika kami mendengar Beliau menyatakan ingin belajar menyelam. Dalam umur Beliau yang sudah tidak muda lagi, mau memulai suatu kegiatan adventure seperti ini tidak biasanya dilakukan orang.

Ada satu "rahasia" yang selama ini kami berdua simpan ketika memulai "perjalanan" kita bersama-sama dalam kegiatan menyelam (diving) ini. Kami mengira Pak Manerep hanya ingin mencoba dan tidak akan terlalu serius melakukan kegiatan diving ini. Ternyata kami salah besar. Sejak pertama kali Beliau melakukan pelajaran menyelam PADI Open Water, antusiasme Beliau selalu tampak. Hingga kini sudah lebih dari 100 penyelaman kami lakukan bersama-sama Pak Manerep, tidak pernah sekalipun kami melihat semangat Beliau absen dari dirinya.

Sebagai bagian dari perintis penyelam di Kupang, bahkan propinsi Nusa Tenggara Timur, Pak Manerep memulai "perjalanannya" bersama Madjid Nampira dan kami. Ketika Pak Manerep melihat bahwa olah raga ini dapat menjadi sarana belajar dan filosofinya dapat diterapkan di ruang lingkup manajemen kerja, banyak rekanan kerja Beliau yang diajak ikut belajar menyelam. Hingga kini sudah lebih dari 40 "anak binaan" Beliau yang belajar dan melakukan penyelaman.

Mulai dari Kupang hingga ketika Beliau melanjutkan tugas di Medan, Pak Manerep selalu konsisten mengajak semua orang yang Beliau temui untuk menyelam dan menceritakan betapa indahnya laut di Komodo, Kupang, Maumere, Bali,Pulau Weh dan lokasi favorit Beliau: Alor. Sejarah sudah selayaknya mencatat bahwa Beliau menanamkan satu tonggak penting dalam perkembangan dunia wisata bahari di NTT. Di hari-hari akhir Beliau menjalankan tugas di PLN, Pak Menerep membuat buku ini. Sebuah buku yang sederhana tapi mengandung makna yang mendalam yang menggambarkan sebagian kecil dari perjalanan seorang Manerep Pasaribu. Perjalanan yang penuh warna, kekuatan, keindahan, semangat dan tantangan.

Kami yakin, memang Pak Manerep akan mengakhiri masa tugas kerja Beliau namun ini adalah merupakan baru dalam perjalanan Beliau sebagai seorang Advanced Diver.

 Your dive buddies,

Muljadi & Donovan 

Potensi & Peluang Investasi Nusa Tenggara Timur

Judul

:

Potensi & Peluang Investasi Nusa Tenggara Timur

Penerbit

:

Pemerintah Provinsi NTT

Tahun Cetak

:

-

Halaman

:

176

ISBN

:

-

Harga

:

Rp.     

Status

:

Kosong

 

Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi kepulauan di Indonesia yang dianugerahi Tuhan Yang Maha Murah beraneka ragam potensi sumber daya alam yang melimpah, sehingga Provinsi Nusa Tenggara Timur layak menjadi daerah tujuan investasi,dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi-potensi yang ada.

Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki potensi unggulan dan peluang investasi diantaranya; Sektor Pariwisata,Pertanian dan Perkebunan,Kelautan dan Perikanan, Peternakan, Kehutanan serta Pertambangan dan Energi.

Saya berharap buku POTENSI & PELUANG INVESTASI NUSA TENGGARA TIMUR ini dapat memperkaya serta menjadi sumber informasi awal yang cukup dan bermanfaat kepada calon investor tentang potensi dan peluang investasi serta kondisi Nusa Tenggara Timur pada umumnya.

Akhirnya,saya mengucapkan selamat datang,selamat berinvestasi dan berusaha kepada calon investor dan pelaku bisnis baru di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dan saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para investor dan pelaku bisnis yang selama ini menanamkan modal dan menjalankan usahanya di daerah ini.

Selanjutnya,saya juga tidak lupa memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan sumbangsih, langsung maupun tidak langsung dalam menerbitkan buku ini dan melaksanakan promosi investasi di daerah kami. Saya berharap,kerjasama yang terjalin dengan baik selama ini dapat di pertahankan dan terus ditingkatkan pada masa yang akan datang. (Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Drs. Frans Lebu Raya)

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...