Tampilkan postingan dengan label Buku Psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Psikologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Desember 2024

Tidak Mudah Menyeret Soeharto

Majalah

:

TEMPO

Judul

:

Tidak Mudah Menyeret Soeharto

No.

:

Edisi 1

Tanggal Terbit

:

7 Desember 1998

ISSN

:

0126-4273

Halaman

:

92

Harga

:

Rp. 75.000

Status

:

Ada


Obituari untuk Semanggi (Ignas Kleden), Demonstrasi mahasiswa Indonesia pada November 1998 sudah lebih dari sekedar gerakan moral. Peningkatan dan kesinambungan aksi unjuk rasa itu agaknya lebih tepat disebut sebagai getaran moral. ia menjadi sasmita bahwa kesalahan dan kejahatan bisa selalu dimaafkan, tetapi tidak selalu disembunyikan dengan terus-menerus mendiamkannya. kebajikan mungkin menjadi besar kalau disembunyikan di balik pitu terkunci, tetapi kesalahan dan penyelewengan pastilah menjadi kecil kalau diakui di depan khalayak.


Rabu, 30 Oktober 2024

Pendampingan dan Konseling di Tanah Timor

Judul

:

Pendampingan dan Konseling di Tanah Timor

Penulis

:

Yenry Anastasia Pellondou, M.Si. & Jacob Daan Engel, M.Si

Penerbit

:

BPK Gunung Mulia

Tahun Cetak

:

2023

Halaman

:

134

ISBN

:

 

Harga

:

Rp. 60.000

Status

:

Kosong


Pendampingan dan konseling merupakan upaya untuk memanusiakan manusia yang sedang membutuhkan pertolongan di tengah keadaan sulit yang dihadapi. Dari buku ini, kita akan belajar bersama bagaimana proses pendampingan di Tanah Timor yang dilihat dari perspektif sosial budaya dan religi. Masyarakat Nusa Tenggara Timur memiliki beragam local wisdom yang merupakan suatu bentuk kekayan bersama yang potensial dan konstruktif dalam mengembangkan, menghidupkan, memanusiakan manusia, menyokong pemberdayaan diri dalam proses pendampingan yang akan dilakukan.


Minggu, 28 Juni 2020

Narkoba Sayonara

Judul
:
Narkoba Sayonara
Penulis
:
Fanny Jonathans Poyk
Penerbit
:
Erlangga
Tahun Cetak
:
2006
Halaman
:
256
ISBN
:
978-979-7816-78-0
Harga
:
Rp. -
Status
:
Kosong


Ketika kampanye antinarkoba dibombardir oleh pesan-pesan bernada “tidak/jangan” yang vulgar di tepi jalan, rasanya kita butuh jenis pesan lain. Pesan “tidak/jangan” tadi sering kali tak disertai alasan. Atau, kalaupun iya, sifatnya hanya menekankan apa yang semua orang sudah ketahui (stating the obvious). Akibatnya, anjuran berhenti memakai narkoba makin terasa klise. Keputusan untuk berhenti/keluar/sembuh adalah sebuah sikap utuh (kesatuan antara aspek kognitif, afektif, dan konatif).

Tak bisa hanya aspek kognitif/pengetahuan saja yang disentuh melalui kampanye/buku bernuansa medis. Aspek afektif/rasa juga perlu digugah atau disentuh. Narkoba Sayonara adalah upaya menggugah rasa tadi. Dua belas kisah tentang kehidupan pengguna narkoba, tersaji. Beragam. Ada yang karena dikekang, dijadikan korban obsesi orang tua, sikap protektif yang berlebihan, dll. Melalui kisah naratif orang diajak untuk sadar. Narkoba sayonara adalah pesan subtil yang lebih memiliki kedalaman makna daripada sekadar “jangan”.

Jumat, 10 Januari 2020

Psikolinguistik: Memahami Aspek Mental dan Neurologis Berbahasa

Judul
:
Psikolinguistik: Memahami Aspek Mental dan Neurologis Berbahasa
Penulis
:
Porat Antonius
Penerbit
:
Gramedia Pustaka Utama
Tahun Cetak
:
2019
Halaman
:
346
ISBN
:
978-602-062-9-957
Harga
:
RP. 150.000
Status
:
Kosong


Analisis bahasa dan penggunaannya tidak pernah tuntas jika mengabaikan manusia. Artinya, upaya tersebut perlu melibatkan aspek mental dan neurologis manusia sebagai pemilik dan pengguna bahasa. Psikolinguistik: Memahami Aspek Mental dan Neurologis Berbahasa tidak hanya mempertemukan linguistik dan psikologi, tetapi juga linguistik dan neurologi sebagai aspek fisiologis yang penting dalam berbahasa. Berbagai pandangan tentang aktivitas mental dan aktivitas neurologis ketika manusia mengenal, memahami, menyimpan, dan memproduksi aspek-aspek bahasa disajikan secara komprehensif dari berbagai sumber. Buku ini juga menguraikan berbagai pandangan tentang hubungan antara bahasa dan proses berpikir sebagai dua entitas berbeda yang saling berpengaruh dan mendukung.

Vertikalitas Otak & Peningkatan Humanitas Manusia

Judul
:
Vertikalitas Otak & Peningkatan Humanitas Manusia
Penulis
:
Porat Antonius
Penerbit
:
Gramedia Pustaka Utama
Tahun Cetak
:
2018
Halaman
:
278
ISBN
:
978-602-062-9-957
Harga
:
RP. 100.000
Status
:
Kosong


Siapakah aku sebagai manusia? Perlukah kita menjelaskan manusia, si makhluk paling paradoksal, penuh luka, dan tak pernah rampung hidupnya? Itulah pertanyaan utama yang diajukan buku ini. Untuk menjawabnya, buku ini mengajak pembaca untuk memahami empat bagian utama dalam buku ini: (1) hakikat manusia, (2) kecerdasan manusia, (3) basis neurologis kecerdasan, dan (4) peringkat humanitas manusia. Menarik bahwa buku ini secara khusus menjelaskan manusia dari perspektif neurologis sebagai panduan untuk terus-menerus memaknai dirinya, mulai dari homo sapiens, homo religiosus, homo faber, homo economicus, homo narrans, homo homini lupus, sampai homo Deus. Melalui pemaknaan itulah manusia terus berziarah dalam pencarian makna dan nilai hidup di dunia saat ini maupun hidup setelahnya.

x

Minggu, 03 November 2019

Memulihkan Anak Bermasalah: Setiap Anak Bisa Menjadi Lebih Baik


Judul
:
Memulihkan Anak Bermasalah: Setiap Anak Bisa Menjadi Lebih Baik
Penulis
:
Dominggus Umbu Deta
Penerbit
:
Andi
Tahun Cetak
:
2013
Halaman
:
154
ISBN
:

Harga
:
Rp. 45.000
Status
:
Kosong


Memulihkan Anak Bermasalah.
Ada ungkapan bahwa anak adalah titipan Tuhan. Artinya, anak adalah anugerah dari Tuhan yang dipercayakan kepada orangtua. Itulah sebabnya, orangtua berkewajiban mengayomi, mendidik, dan membimbing anak-anak mereka.
Akan tetapi, salah satu dari sekian banyak masalah keluarga adalah masalah yang menyangkut anak. Terlebih pada zaman sekarang ketika teknologi tumbuh dengan begitu pesat. Banyak orangtua mengeluh anak mereka yang acuh tak acuh, gemar membolos, suka berkelahi, bahkan terjebak dalam pergaulan bebas. Di lain sisi, anak-anak bermasalah tersebut merupakan produk broken home, sedang berada pada masa pencarian jati diri, atau terseret dalam arus lingkungan yang negatif tanpa ada yang memperingatkan.
Anak-anak bermasalah perlu mendapat perhatian. Mereka memerlukan pertolongan supaya bisa pulih dan tumbuh menjadi pribadi yang sehat mental, jiwa, dan raga. Memulihkan anak bermasalah mengupas tiga hal yang medukung upaya pemulihan anak bermasalah. Dalam hal ini orangtua berperan penting karena faktor utama pemulihan tersebut terletak pada orangtua. Namun tidak hanya orangtua, kita yang peduli masa depan mereka dan masa depan bangsa juga memiliki andil dalam memulihkan mereka. Bagaimana menerapkan dan mempraktikkan hal tersebut dapat disimak dalam buku ini.

Senin, 25 Juni 2018

Roh Kepemimpinan Sejati: Sebuah Pencarian Jatidiri Pemimpin

Judul
:
Roh Kepemimpinan Sejati: Sebuah Pencarian Jatidiri Pemimpin
Penulis
:
Herman Musakabe
Penerbit
:
Citra Insan Pembaru
Tahun Cetak
:
2004
Halaman
:
222
ISBN
:
-
Harga
:
Rp. -
Status
:
Kosong


Gaya kepemimpinan dari para pemimpin dalam masyarakat sangat ditentukan oleh pemahaman dan penghayatan yang tepat tentang nilai dan prinsip kepemimpinan yang diembannya. Tanpa itu, warna kepemimpinan dari para pemimpin akan menjadi tidak jelas, tidak terarah, dan tidak pasti tujuan yang akan dicapai. (Drs. Stef Agus, Dirjen Bimas Katolik)

Sekurang-kurannya dalam pemahaman penulis yang- dalam kurun waktu tertentu kehidupannya- pernah menjadi pemimpin, melihat sosok pemimpin yang diasumsikan tampil sebagai pemimpin sejati dalam suatu perangai universal, perilaku universal, perangai kontigensi, dan perilaku kontigensi. Mengingat fokus pandangannya meliputi empat prespektif tersebut, kiranya buku ini dapat dibaca dan bermanfaat bagi saudara-saudara yang dianugerahi talenta sebagai pemimpin. Semoga. (Prof. Dr. Alo Liliweri, M.S. Guru Besar Ilmu Komunikasi FISIP, Universitas Nusa Cendana Kupang)

Jumat, 23 Februari 2018

The People of Alor

Judul
:
The People of Alor, A Social-Psychological Study of an East Indian Island
Penulis
:
Cora Du Bois
Penerbit
:
The University of Minnesota Press, Minneapolis
Tahun Cetak
:
1944
Halaman
:
654
ISBN
:
-
Harga
:
Rp. 350.000
Status
:
Kosong


A trained psychologist and anthropologist, DR. Du Bois spent a year and a half on Alor, a Netherlands East Indies island, collecting the material presented in this volume. On her arrival on Alor Dr. Du Bois, already equipped with a working knowledge of Dutch and Malay, quickly learned the language of the Alorese and, by administering simple medical aid, gained the confidence and interest of the vilagers. An important feature of Dr. Du Bois’ work is the use of modern psychological techniques, among which are the Porteus Maze tests and the Rorschach test.

“A landmark in the development of methods of cultural research,” says Dr. Ralph Linton, noted anthropologist, “The People of Alor describes  a piece of research which is unique in the range and variety of psychological techniques applied to the study of a primitive group.”

During her stay on Alor, Dr. Du Bois obtained detailed autobiographies of eight Alorese men and women – filling what Dr. Kardiner calls “the lamentable gap in the study of the relationship between personality and culture.”

“The People of Alor,” says Ruth Benedict of Colombia University, “offers a pioneering contribution to the study of personality in an alien culture,”

Aided by grants from both the American Council of Learned Societies and the Coolidge Foundation, the publication of Dr. Du Bois study represents a contribution not only to anthropology but to psychology and, less directy but significantly, to economics and political science.

Enlightened administrators of the postwar era will also find study of value, offering as it does background for the better understanding, psychologically, of primitive people.

Miss Du Bois, professor of anthropology at Sarah Lawrence College, ia a native of New York City. She took her doctorate at the University of California, and did much field work among the West Coast American Indians.

Dr. Du Bois has written several scientific monographs, among them “Anthropological Perspectives on Psychoanalysis,” which has direct bearing on this book. Articles about her experiences on Alor have appeared in Asia.


Minggu, 22 Oktober 2017

Segan Ramah

Judul
:
Segan Ramah
Penulis
:
Marianne Reis
Penerbit
:
Pertjetakan Arnoldus Endeh – Flores
Tahun Cetak
:
1964
Halaman
:
103
ISBN
:
-
Harga
:
Rp. 55.000
Status
:
Ada

Risalah “SEGAN – RAMAH” kami bawakan kepada pembatja budiman. Djudul asli “Antwort fuer Dich”. Risalah ini memandu gadis jang ingin memupuk keseganan dan keramahan pada diri.

Dalam menghadapi perkembangan hidup, tiba gadis pada saat jang menentukan untuk memberi djawaban kepada prija jang berminat padanja. Sambutanmu terhadapnja hendaklah didjelmakan dari kata hati jang ichlas, sehingga engkaupun mendjadi puteri pilihan.

Inilah Risalah pengabdi, walaupun diberikan tuntunan jang sederhana dan masih serba kurang. Namun kebidjaksanaan jang mekar dalam rahmat ilahi akan melengkapi kekurangan ini. Djadi pupuklah kebenaran; amalkanlah kebaikan kepada prija jang dengan tegas menganut kata hati untuk mengabdi engkau seumur hidup.

Supaja mengamal dengan berkandjang, hendaklah engkau sebagai gadis jang remadja mempunjai bathin jang agung. Biarlah berpedoman pada tjerah Alkitab jang menjandjung kaum puteri: “Gadis jang remadja, luhur oleh bathin jang murni”. Dalam tjerah kebidjaksanaan ini kami bawakan Risalah Penuntunmu: “SEGAN RAMAH”.

Kamis, 10 Desember 2015

Prasangka & Konflik, Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Multikultur



Judul
:
Prasangka & Konflik, Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Multikultur
Penulis
:
Prof. Dr. Alo Liliweri, M. S.
Penerbit
:
LKiS Yogyakarta
Tahun Cetak
:
2009
Halaman
:
438
ISBN
:
979-8451-23-6
Harga
:
Rp. 100.000
Status
:
Ada

Kita selalu diingatkan untuk menghargai dan menghayati perbedaan suku bangsa, agama, ras dan golongan sebagai unsure utama untuk mempersatukan dan bukan dijadikan sebagai alasan bagi terjadinya konflik sosial maupun vertikal. Dalam studi sosialogi, ajakan agar selalu hidup berdampingan secara damai ini merupakan bentuk sosialisasi nilai yang terkandung dalam multikulturalisme dan pluralisme.

Sebagai komponen masyarakat majemuk, tidak banyak orang di antara kita yang memahami benar bahwa hakikat suku bangsa, agama, ras dan golongan dalam masyarakat juga merupakan manifestasi dari etnik yang memiliki latar belakang sosial dan budaya, dan karena itu dapat membentuk cara berpikir, sikap dan tindakan. Karena ketidakpahaman atas etnik dan ras sebagai identitas sosial dan budaya itulah, kita juga tak dapat membayangkan bagaimana seharusnya hidup dalam masyarakat majemuk dengan multietnik dan multikultur dalam “idiologi” multikulturalisme dan pluralisme.

Dari ketidakpahaman timbul semacam dorongan memetakan masyarakat berdasarkan suku bangsa, agama, ras dan golongan di atas peta mayoritas dengan mayoritas. Akibatnya hubungan antar etnik sering diwarnai oleh prasangka sosial dalma bentuk stereotip, jarak sosial, sikap diskriminasi, dan bisa mendorong kompetisi dan malah lebih sering menimbulkan konflik. Langkah untuk mencegah hal ini antara lain dapat dilakukan melalui pendidikan multikultural sekurang-kurangnya melalui pendidikan komunikasi lintas budaya. 

Di bab VI tentang prasangka antaretnik, penulis menyajikan hasil penelitian: 1) Stereotip terhadap wisatawan manca negara di Kupang; 2) Jarak sosial antar etnik di Kota Kupang tentang pilihan komunikator terhadap bentuk interaksi sosial yang melibatkan sampel etnik luar NTT, Sabu, Flores, Alor, Rote, Sumba dan Timor; 3) Sebaran pertimbangan memilih tempat tinggal bagi Orang Alor, Bajawa dan sabu; 4) Penolakan orang luar NTT atas bentuk-bentuk diskriminasi terhadap sesama etnik dan etnik lain

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...