Judul |
: |
Tanah Langit NTT |
Penulis |
: |
Yose S Beal, Mezra E Pellondou dan Masyarakat NTT |
Penerbit |
: |
Garudhawaca |
Tahun Cetak |
: |
2021 |
Halaman |
: |
250 |
ISBN |
: |
978-623-652-163-2 |
Harga |
: |
Rp. 125.000 |
Status |
: |
Kosong |
Senin, 03 Agustus 2026
Tanah Langit NTT
Minggu, 02 Agustus 2026
Melawan Budaya Diam Menuju Pendidikan NTT yang Dialogis. Kumpulan Opini dan Puisi
Judul |
: |
Melawan Budaya Diam Menuju Pendidikan NTT yang Dialogis. Kumpulan Opini dan Puisi |
Penulis |
: |
Tim Penulis Melki |
Penerbit |
: |
Guepedia |
Tahun Cetak |
: |
2020 |
Halaman |
: |
127 |
ISBN |
: |
978-623-270-291-2 |
Harga |
: |
Rp. 87.000 |
Status |
: |
Kosong |
Buku ini merupakan karya anak-anak muda
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ingin membungkam budaya diam dalam
pendidikan di NTT dan menjadikan pendidikan yang bersifat dialogis. Karya ini
difasilitasi oleh Melki and Beatrix (MnB) Foundation dan Nadiinormasi.com.
Ide-ide yang dituangkan dalam bentuk tulisan ini diharapkan bisa menjadi jalan
untuk memperbaharui dan mengembangkan sistem pendidikan Provinsi Nusa Tenggara
Timur (NTT) ke arah dialogis. Arah yang menjadikan masyarakat NTT berpikir
kritis, terbebas dari kebodohan dan menemukan titik sadar dalam dirinya.
Rangkaian tulisan dalam opini dan puisi ini ditujukan mampu memberikan nilai
tambah bagi pendidikan NTT ke arah dimana keluarga dan lingkungan memahami
perannya serta siswa tidak hanya mendengarkan apa yang disampaikan guru dan
menghafal diktat tetapi siswa melalui kreativitasnya mampu mengemukakan
pendapatnya, kritis, kreatif, mampu berdialog dengan guru dan menemukan dirinya
melalui pendidikan yang memerdekakan. pendidikan di NTT untuk membawa pendidikan
di NTT lebih baik.
Selasa, 23 Juni 2026
Politik Porno, Menakar Libido Politik & Kekuasaan, Di mana Peran Agama?
Judul |
: |
Politik Porno, Menakar Libido Politik & Kekuasaan, Di mana Peran Agama? |
Penulis |
: |
Dony Kleden |
Penerbit |
: |
Lintang Pustaka Utama, Yogyakarta |
Tahun Cetak |
: |
2017 |
Halaman |
: |
190 |
ISBN |
: |
978-602-1546-79-6 |
Harga |
: |
Rp. 75.000 |
Status |
: |
Ada |
"Menakar libido politik dan kekuasaan" yang menjadi subjudul dari buku "Politik Porno" yang ditulis Dony Kleden kelihatannya sinisme yang jujur tentang hakikat politik dalam praktek-bahwa politik adalah urusan memuaskan hawa nafsu atau libido berkuasa! Persis ini yang dipikirkan oleh para penganut pragmatisme dalam kajian tentang perubahan sosial-politik. Paradigm pragmatis tentu tak sepenuhnya keliru. Mereka tidak bermaksud menolak adanya moralitas dalam hidup. Sebaliknya, mereka ingin meletakkan politik pada bilik yang terpisah dari moralitas. Tentu saja itu tindakan yang lebih naif di mata kaum moralis, setidaknya di mata penulis buku ini dan barangkali semua kita. Bagaimana mungkin membicarakan kebaikan dalam politik tanpa menerima moralitas atau etika sebagai prinsip elementer yang mendasari politik per se?
Menghentikan kejahatan politik dan politik kejahatan membutuhkan masyarakat sipil yang cerdas, kritis, dan berani. Dalam ranah inilah agama sebagai basis moral mesti memainkan peran yang krusial. Kalaupun agama secara organisatoris harus dipisahkan dari politik, agama sebagai ajaran kebaikan mesti menjadi sumber penggalian moral. Maka, keberagamaan mesti membawa dampak pada perubahan sosial politik sebagai implementasi dari misi moral agama dalam kehidupan bernegara. * Boni Hargens
Selasa, 30 Desember 2025
Nusa Rupa Bianglala Seni Rupa Nusa Tenggara Timur
Judul |
: |
Nusa Rupa Bianglala Seni Rupa Nusa Tenggara Timur |
Penulis |
: |
Kuss Indarto |
Penerbit |
: |
Nyala |
Tahun Cetak |
: |
2022 |
Halaman |
: |
76 |
ISBN |
: |
- |
Harga |
: |
Rp. 80.000 |
Status |
: |
Kosong |
Buku ini merupakan sarana yang tepat dan memiliki manfaat yang besar guna meningkatkan semangat literasi serta menumbuhkembangkan wawasan berkebudayaan bagi para pelajar, mahasiswa, seniman maupun masyarakat luas.
Bunga Rampai Seni Rupa Nusa Tenggara Timur, akan menjadi sebuah catatan penting yang perlu diketahui tentang proses para perupa Nusa Tengara Timur dalam mengawali perjalanan karirnya dalm menggeluti dunia seni rupa yang tanpa banyak diketahui banayk orang bahwa karya-karya mereka telah memberi kontribusi dalam pemajuan kebudayaan di Nusa Tenggara Timur.
Minggu, 19 Oktober 2025
Bercermin Pada yang Sudah Kumpulan Esai Budaya dan Seni
Judul |
: |
Bercermin Pada yang Sudah Kumpulan Esai Budaya dan Seni |
Penulis |
: |
Berto Tukan |
Penerbit |
: |
JBS |
Tahun Cetak |
: |
2025 |
Halaman |
: |
240 |
ISBN |
: |
978-602-61256-6-8 |
Harga |
: |
Rp. 85.000 |
Status |
: |
Kosong |
Esai-esai dalam buku ini
merangkum sejumlah perihal budaya dan seni periode 2008-2024 yang diamati serta
sempat mampir di dalam kehidupan penulis. Catatan tersebut dibagi menjadi dua
bagian. Bagian pertama lebih berkonsentrasi pada perihal sastra dan ekosistemnya,
dan bagian kedua bercampur antara seni rupa, film, musik, tari, pun pula
refleksi atas kebudayaan secara umum. Setiap esai ini diasumsikan bisa dibaca
sekali duduk dan terpisah dengan esai-esai lainnya. Namun demikian, ada benang
merah yang terentang antar tulisan.
Sebagai sebuah catatan dan dokumentasi, esai-esai ini dibayangkan dapat mengungkit nostalgia pembaca pada wacana, peristiwa, fenomena, serta karya-karya yang barangkali ingatan atasnya kini sudah hilang ataupun sudah samar-samar. Semoga esai-esai ini bertemu dengan jejak-jejaknya pada memori para pembaca. Dialog keduanya semoga menjadi keasyikan tertentu bagi pembaca sekalian.
Mengenal Gerson Mengenang Umbu: Esai-esai tentang Gerson Poyk dan Umbu Landu Paranggi
Judul |
: |
Mengenal Gerson Mengenang Umbu: Esai-esai tentang Gerson Poyk dan Umbu Landu Paranggi |
Penulis |
: |
Robertus Fahik |
Penerbit |
: |
Jejak Pustaka |
Tahun Cetak |
: |
2025 |
Halaman |
: |
82 |
ISBN |
: |
978-623-524-213-2 |
Harga |
: |
Rp. 55.000 |
Status |
: |
Kosong |
Buku ini tidak sekadar membaringkan kekaguman Robby Fahik atas karya-karya kedua sastrawan ini, tapi merupakan bentuk testimoni ilmiah setelah bercumbu dengan karya dua sastrawan ini. Buku ini memungkinkan kita bercanda lagi dengan Umbu dan Gerson, meski mereka telah tiada. Sebab, buku kata Foucault, merupakan bentuk lain dari arkeologi pengetahuan yang merawat pemikiran, pengetahuan, dan peradaban.
Bagi saya, buku ini semacam “tugu” yang mengabadikan dua tokoh besar. Tentu, tidak berhala kepada karya-karya mereka, tetapi, karya-karya Umbu Landu Paranggi dan Gerson Poyk setidaknya menjadi kemenyan yang mengingatkan kita tentang kesungguhan berkarya dan bagaimana menerima hidup secara indah dan wafat meninggalkan keindahan. Singkat, kita kenang karena kita senang. (Dr. Marselus Robot, M.Si., Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Undana)
Buku ini berisi 10 esai yang secara khusus membicarakan dua sosok sastrawan Indonesia kelahiran Nusa Tenggara Timur, Gerson Poyk (1931-2017) & Umbu Landu Paranggi (1943-2021). Keduanya merupakan nama penting dalam barisan sastrawan Indonesia, dan karya-karya mereka telah memberi warna dalam perjalanan sastra di Indonesia. Untuk itu, penting kiranya bagi generasi muda untuk mengenal & mengenang dua tokoh sastrawan tersebut, setidaknya demikian pulalah harapan penulis buku ini, @robertus_fahik
Jumat, 15 Agustus 2025
Sejarah Lenyap dalam Ruang Pameran
Judul |
: |
Sejarah Lenyap dalam Ruang Pameran |
Penulis |
: |
Mario F. Lawi |
Penyunting |
: |
Saddam HP |
Penerbit |
: |
Dusun Flobamora |
Tahun Cetak |
: |
2025 |
Halaman |
: |
122 |
ISBN |
: |
978-623-89734-8-4 |
Harga |
: |
Rp. 80.000 |
Status |
: |
Ada |
Sejarah Lenyap dalam Ruang Pameran, judul buku ini, diambil dari judul esai tentang pameran Merekam Kota yang diselenggarakan di Kupang pada 2024. Judul tersebut saya anggap representatif untuk menunjukkan paradoks yang dengan sendirinya ada dalam sebuah tulisan, termasuk esai-esai dalam buku ini, sebagaimana diformulasikan oleh Lacan dan para pengkajinya: sebuah usaha penyingkapan melalui bahasa adalah juga kerja menyembunyikan yang lain. Seseorang terbelah di dalam bahasa karena bahasa tidak pernah secara utuh dan lengkap menampilkan maksud seseorang. Dalam formulasi yang lebih ekstrem: komunikasi manusiawi selalu gagal, karena itulah kita terus-menerus berusaha berkomunikasi.
Buku ini berisi esai-esai penulis yang belum pernah terbit, maupun yang telah dimuat di berbagai media cetak dan online, antara lain: Mojok.co, Pos-Kupang.com, Pos Kupang, Jurnal Ruang, Santarang, dan antologi Menjadi ASN yang Netral, Toleran, dan Berbudaya: Perspektif ASN NTT tentang Pemerintahan, Kebangsaan dan Kebudayaan Daerah (Dusun Flobamora, 2025)
Menemukan Priamel di Bulan: Esai-Esai Sastra
Judul |
: |
Menemukan Priamel di Bulan: Esai-Esai Sastra |
Penulis |
: |
Mario F. Lawi |
Penyunting |
: |
Saddam HP |
Penerbit |
: |
Dusun Flobamora |
Tahun Cetak |
: |
2024 |
Halaman |
: |
220 |
ISBN |
: |
978-623-88787-1-0 |
Harga |
: |
Rp. 100.000 |
Status |
: |
Ada |
Esai-esai dalam buku ini dikelompokkan ke dalam dua bagian besar. Bagian pertama adalah esai-esai yang merespons puisi maupun merespons karya yang merespons puisi. Bagian kedua adalah esai-esai yang merespons karya-karya sastra selain puisi.
Ada beragam karya yang direspons tulisan-tulisan dalam buku ini, mulai dari milik para penulis peraih Nobel Sastra seperti Erik Axel Karlfeldt, Tomas Tranströmer, Patrick Modiano, Svetlana Alexievich, sampai karya-karya para penulis NTT seperti Gerson Poyk, Felix K. Nesi, Jefta Atapeni, Ishack Sonlay dan Mezra E. Pellondou. Tulisan-tulisan tersebut ditulis dan dipublikasikan dalam rentang waktu yang beragam. Tulisan paling lama berjudul “Penyair Debu, Para Sahabat, dan Tuhannya”, ditulis dan terbit pada 2012 sebagai respons terhadap buku puisi Riwayat Negeri Debu karya Jefta Atapeni. Tulisan terbaru berjudul “Katalog dan Petualangan”, terbit di Pos Kupang pada 15 Desember 2023. Riwayat penerbitan dicantumkan di akhir buku untuk memudahkan penelusuran sejarah pemuatan dan penyuntingan tulisan.







