Selasa, 18 Januari 2022

Ema Tahakae Sisi: Sebuah Tamasya ke Akar Asal di Gunung Lakaan dan Etika Hidup Komunitas Adat Kobalima di Belu – Timor

Judul

:

Ema Tahakae Sisi: Sebuah Tamasya ke Akar Asal di Gunung Lakaan dan Etika Hidup Komunitas Adat Kobalima di Belu – Timor

Penulis

:

Viktor Manek, S.Sos., M.Si

Penerbit

:

Gita Kasih

Tahun Cetak

:

2015

Halaman

:

370

ISBN

:

978-602-9114-55-3

Harga

:

Rp. 125.000

Status

:

Ada

 

Buku ini diberi judul, “Ema Tahakae Sisi, sebuah tamasya ke akar asal di Gunung Lakaan dan Etika Hidup Komunitas Adat Kobalima di Belu – Timor. Benar sebuah tamasya. Sekedar piknik ke ruang asal, yang nyaris tak terekam sejarah dinamika kekuasaan dan hikayat eksistensial komunitas adat Tetun di Belu – Timor.

Tahakae Sisi, sebuah nama bereksistensi. Pernah ada dalam ruang dan waktu sistem pemerintahan tradisional Ema Tetun di Belu. Eksistensi meriwayat, sempat diulas, nama disebut sekalipun tidak dikisahkan untuk ditulis lebih detail.

Beberapa lembar catatan tamasya akar rumput berperspektif emik dan etik, menjadi informasi identitas diri Ema Tahakae Sisi. Deskripsi emik dan etik menjadi gerbang, melongok jauh ke tataran hidup komunitas Tahakae Sisi. Proses adanya, dinamika hidup bermasyarakat, tatanan kekuasaan dan singkap selubung foho lori an rai lori an (gunung berpindah tanah berpindah), dari Fulan Fehna di Lakaan menuju Naekasak di Desa Sisi Kobalima Malaka.

Keikhlasan bermigrasi lantaran konsistensi atas komitmen persaudaraan dengan Maudemu yang kalah perang melawan Kerajaan Fehalaran dan Kerajaan Lamaknen, ibarat pohon tercabut dari akarnya. Struktur dan simbol Tahakae-Sisi, utuh tergenggam dibawa berkelana. Dari satu tempat ke tempat lain, sampai tertanam, tumbuh berurat akar di tanah Naekasak saat ini. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...