Judul |
: |
Strategi Memberdayakan Atraksi Wisata Budaya dan Destinasi Wisata Baru di Labuan Bajo, Salah satu dari 10 Pariwisata Prioritas |
Penulis |
: |
Harris L. Gaol |
Penerbit |
: |
Kepel Press |
Tahun Cetak |
: |
2017 |
Halaman |
: |
155 |
ISBN |
: |
978-602-356-195-7 |
Harga |
: |
Rp. |
Status |
: |
Kosong |
Kawasan Indonesia Timur memiliki beragam kekayaan dan potensi wisata yang luar biasa, namun belum semua masuk daftar kategori destinasi wisata dambaan atau menjadi prioritas tempat yang harus dikunjungi oleh wisatawan luar negeri maupun wisatawan dalam negeri. Ada satu potensi wisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang elok yaitu Desa Wae Rebo. Lokasi ini justru pertama kali disebarluaskan oleh wisatawan dari Perancis, Catherine Allerton yang kebetulan berprofesi sebagai arsitek. Desa ini berada di ketinggian 1.200 m dpl dapat ditempuh dari desa terakhir yang bisa diakses fasilitas transportasi namun masih harus menempuh perjalanan kaki selama 3-4 jam melewati hutan sebelum naik menuju lokasi.
Desa Wae Rebo memiliki beberapa keunggulan seperti bangunan arsitektur yang unik berupa rumah adat (Mbaru niang) di samping pemandangan alam desa serta kekayaan budaya dan keramahan warga desa yang murni.
Taman Nasional Komodo yang sudah diakui UNESCO sebagai salah satu heritage dunia diharapkan bisa dikelola dengan baik supaya menjadi payung branding bagi Indonesia di level dunia serta pintu masuk mengkampanyekan Indonesia Timur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar