Jumat, 29 Mei 2026

Tun Afnekan: Lingkar Belajar dan Aksi Anak Muda Bokong dalam Perjuangan Melawan Perdagangan Orang

Judul

:

Tun Afnekan: Lingkar Belajar dan Aksi Anak Muda Bokong dalam Perjuangan Melawan Perdagangan Orang

Editor

:

Dodi Yuniar & Emmanuelle Kania Mamonto

Penerbit

:

Jaringan Perempuan Indonesia Timur (JPIT) & Asia Justice and Rights (AJAR)

Tahun Cetak

:

2023

Halaman

:

36

ISBN

:

-

Harga

:

NFS         

Status

:

Kosong

 

Meskipun menjadi salah satu kantong pekerja migran ilegal (PMI), Bokong belum menjadi perhatian pemerintah, bahkan belum diketahui banyak orang. Para pemuda mengambil sikap untuk menyelesaikan permasalahaan di desa dan PMI. Pemuda yang menjadi pembela kemanusiaan memikirkan bagaimana keinginan mengubah hidup dan bekerja di negara orang dapat dilakukan dengan benar. Cara yang bisa dipakai agar keadaan bisa lebih baik, atau bahkan ketika nanti mereka atau masyarakat lain bekerja di luar, tidak terjadi eksploitasi atau dibodohi oleh orang lain.

Para pemuda mencari cara agar warga Bokong bisa berdiri sendiri tanpa bergantung pada alam. Juga agar warga yang pergi keluar sudah mengetahui hak-hak mereka. Sehingga mereka akan menggunakan jalur aman dan mendapat perlindungan hukum. Pemuda adalah tunas baru atau dalam bahasa daerahnya Tun Afnekan, harapan baru desa Bokong. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...