Rabu, 28 Mei 2025

Ibuku Perempuan dari Pulau Rote, Bali Penuh Kenangan

Judul

:

Ibuku Perempuan dari Pulau Rote, Bali Penuh Kenangan

Penulis

:

Fanny J. Poyk

Penerbit

:

Kosa Kata Kita

Tahun Cetak

:

2024

Halaman

:

212

ISBN

:

-

Harga

:

Rp. 95.000

Status

:

Kosong

 

Novel ini berkisah tentang ragam kehidupan yang ada di bumi. Perjalanan lakon yang tertera di hadapan dengan segala problemanya telah memberikan gambaran yang nyata bahwa derita, intrik, manipulatif, tak mengenal kata saudara. Hidup harus dilalui dengan perjuangan dan kreativitas serta kerja keras. Empati tak selamanya datang dari sosok-sosok dekat di sekitar, namun orang-orang tak terduga telah menjadi dewa penolong yang tak pernah diprediksi keberadaannya. Ibuku, Perempuan dari pulau Rote dan Bali Penuh Kenangan, telah memberikan beragam makna bahwa inilah kehidupan yang sesungguhnya. Tangis, air mata yang luruh adalah bunga-bunga kehidupan yang terjadi bersama harap yang tak pernah pupus. Maka, selamat membaca kisah yang tertera di novel ini.


Senin, 26 Mei 2025

Timor Barat dari Abad ke Abad

Judul

:

Timor Barat dari Abad ke Abad

Penulis

:

Drs. Wilfridus Silab, M.Si

Penerbit

:

Pohon Cahaya

Tahun Cetak

:

2025

Halaman

:

158

ISBN

:

978-602-4915-31-5

Harga

:

Rp. 95.000

Status

:

Kosong


Penulis buku ini, Wilfridus Silab secara kreatif merekam dan mengartikulasikan semua peristiwa yang pernah terjadi di Timor dengan menyertakan tahun-tahunnya, sehingga terkesan, seakan orang Timor sejak awal sudah mampu mencatat sejarah mereka seperti yang dilakukan oleh suku-suku, yang sejak dahulu sudah punya tradisi tulis. Ketekunan dan ketelitian Wilfridus Silab dengan membaca naskah-naskah kuno dan buku-buku para peneliti tentang Timor yang disertai dengan pencatatan tahun terjadinya peristiwa, sangat membantu siapa saja yang ingin membuat penelitian dan menulis tentang Timor. Buku kecil ini boleh disebut sebagai “Buku Pintar” bagi siapa pun yang ingin mengetahui lebih dalam tentang Timor. Dengan memiliki buku ini , para peneliti akan lebih mudah menakar aneka peristiwa yang terjadi dalam periode waktu tertentu. Selamat membaca. Semoga buku kecil ini menjadi pijar inspirasi bagi siapa pun yang ingin mengetahui lebih baik dan lebih dalam tentang Pulau Timor dan sejarahnya dari masa ke masa (prolog).


Jumat, 23 Mei 2025

Merajut Harmoni Belajar dari Bumi Marapu

Judul

:

Merajut Harmoni Belajar dari Bumi Marapu

Penulis

:

Mike Keraf dkk.

Penerbit

:

Yayasan Pengembangan Kemanusiaan Donders

Tahun Cetak

:

2021

Halaman

:

276

ISBN

:

978-623-96999-0-1

Harga

:

Rp. 130.000

Status

:

Kosong


Buku ini hadir dengan ‘mutiara-mutiara’ berharga dari bumi para Marapu, Sumba, yang tentu saja didialogkan dengan kekayaan-kekayaan spiritual lain yang melingkari bumi Nusantara. Teks dan konteks telaahan dekatnya adalah ‘Gerakan-gerakan kemanusiaan’, pertama-tama bersama dengan komunitas Marapu di seluruh Sumba, tetapi juga dengan komunitas marginal lainnya, khususnya anak-anak pekerja migran, difabel, komunitas mantan pencuri dan komunitas marginal lain yang selama ini terdampak keluar dari jangkauan solidaritas yang mengakui bahwa sesungguhnya semua orang, siapa pun juga dia memiliki hak untuk hidup setara dan semartabat. Komunitas para petani yang bergabung dalam Komunitas Umma Peghe/Pande/Pengu turut memperkuat narasi buku ini dengan testimoni beberapa beberapa tokoh perempuan dan Rato yang bercerita tentang martabat benih, martabat tanah, martabat air, martabat hutan, dan peran sentral kaum ibu/perempuan sebagai pengatur kemakmuran rumah tangga.


Rabu, 30 April 2025

Kontrak Perjanjian Wilayah Perbatasan Republik Indonesia, Jilid II: Wilayah Laut Andaman, Selat Malaka dan Laut Sawu Timor

Judul

:

Kontrak Perjanjian Wilayah Perbatasan Republik Indonesia, Jilid II: Wilayah Laut Andaman, Selat Malaka dan Laut Sawu Timor

Penyunting

:

-

Penerbit

:

Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta

Bahasa

:

Indonesia & Belanda

Tahun Cetak

:

2007

Halaman

:

450

ISBN

:

-

Harga

:

Rp. 150.000

Status

:

Ada

 

Naskah yang disajikan dalam penerbitan ini berasal dari materi arsip, baik yang berupa arsip tekstual maupun arsip kartografi (arsip Peta). Berdasarkan hasil penelusuran arsip yang dilakukan, maka terkumpul arsip yang menjelaskan gambaran tentang perbatasan di perairan Selat Malaka antara lain Kontrak antara Sultan Lingga, Riau dan Wilayah yang berada dibawahnya tertanggal 1 Desember 1857, yang dituangkan dalam Vesluit tertanggal 9 Januari 1858 Nomor 3. Dalam kontrak tersebut juga menyebutkan pulau-pulau kecil yang ada dalam Residensi Riau. Salah satu dari Pulau tersebut adalah pulau Nipah yang berbatasan langsung dengan Singapura.

Masih di sekitar Laut dan Andaman dan Sumatera, ditampilkan arsip yang menjelaskan mengenai pualu Rondo yang berbatasan langsung dengan India, antara lain arsip Besluit tertanggal 18 September 1899 Nomor 25. Secara umum arsip ini menguraikan mengenai kedudukanGubernur Aceh dan wilayah yang ada dibawahnya. Dari arsip ini tentunya juga dapat diketahui mengenai pembagian wilayah. Pulau Rondo sendiri disebutkan sebagai sebuah pulau di bawah penguasaan perwira Angkatan Laut Belanda yang berkedudukan di Sabang.

Untuk mendukung data perbatasan di kawasan Laut Sawu, Timor ditampilkan uraian kronologis mengenai kekuasaan Belanda di Timor dan wilayah yang berada dibawahnya. Ditampilkan pula Traktat Perbatasan Timor berupa Keputusan Ratu Belanda tanggal 4 Maret 1913 yang berisi kontrak antara Belanda dan Portugis tentang rencana bagi keputusan hukum atas sengketa yang muncul dari pelaksanaan perjanjian yang telah ditandatangani pada 1 Januari 1904 atas nama kedua belah pihak untuk mengatur wilayahnya di pulau Timor, beberapa laporan politik, traktat pendek, laporan diplomasi dan perkembagan penduduk melengkapi data-data yang diharapkan memberikan gambaran kondisi setempat. Untuk memberikan gambaran mengenai perbatasan di Laut Sawu, Timor, kami tampilkan arsip peta atau sumber kartografi. Dari arsip peta tersebut diharapkan dapat diketahui posisi pulau-pulau terluar baik Pulau Batek maupun pulau Dana.


Menyongsong Matahari Terbit di Puncak Ramelau: Dampak Pendudukan Timor Lorosa’e dan Munculnya Gerakan Pro-Timor Lorosa’e di Indonesia

Judul

:

Menyongsong Matahari Terbit di Puncak Ramelau: Dampak Pendudukan Timor Lorosa’e dan Munculnya Gerakan Pro-Timor Lorosa’e di Indonesia

Penulis

:

George J. Aditjondro

Penerbit

:

Yayasan HAK dan FORTILOS, Jakarta

Tahun Cetak

:

2000

Halaman

:

312

ISBN

:

-

Harga

:

Rp. 150.000

Status

:

Kosong

 

Lewat buku ini, Dr. George Junus Aditjondro, dengan bagus mengungkap sejumlah kejahatan kemanusiaan yang dilakukan para “oknum” Indonesia terhadap bangsa Timor Timur. Bila KPP-HAM kini tengah mencoba mencari sejumlah orang yang harus bertanggungjawab atas pembumihangusan Timtim pasca jajak pendapat, maka pengarang buku ini sebetulnya telah mencoba membuka secara detil proses penjarahan dan pelanggaran HAM yang terjadi sejak 1975.

Pengarang buku ini, Dr. George Junus Aditjondro, adalah seorang perfeksionis yang agak kelewatan. Buku ini, yang sebagian diantaranya secara terpisah sebetulnya telah terbit sebagai makalah sejak 1990, telah mengalami proses revisi berkali-kali. Begitu pula ketika telah terbit untuk pertama kalinya dalam edisi bahasa Inggris. Bahkan naskah buku ini yang merupakan terjemahan dari edisi bahasa Inggris yang terakhir sebetulnya telah selesai diterjemahkan dan siap terbit pada Maret 1998. Tapi rencana terbit bubar, gara-gara sang pengarang yang kini tinggal di Australia kembali melakukan revisi besar-besaran terhadap isi naskah.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...