Kamis, 26 Oktober 2017

Herman Johannes, Tokoh yang Konsisten dalam Sikap dan Perbuatan

Judul
:
Herman Johannes, Tokoh yang Konsisten dalam Sikap dan Perbuatan
Penyusun
:
Julius Pour
Penerbit
:
PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Cetak
:
1993
Halaman
:
207
ISBN
:
979-511-889-7
Harga
:
Rp. 100.000
Status
:
Kosong

Penampilan fisiknya sama sekali tidak mengesankan, terlebih tatkala memasuki usia senja. Ia malahan lebih sering nampak rapuh. Namun dibalik ini semua, Prof. Dr. Ir. Herman Johannes menyimpan potensi dahsyat. Sebagai seorang pendidik dia melakukan tugasnya secara paripurna. Tidak hanya sekedar sebagai guru atau dosen biasa yang tekun memberikan pelajaran kepada para murid dan mahasiswanya. Karena begitu panggilan revolusi datang, selain menyiapkan amunisi dan alat peledak, Johannes segera terjun langsung bergerilya, memanggul senjata dan menghancurkan jembatan darat serta kereta api antara Solo sampai Yogyakarta.

Sebagai seorang mayor, Johannes diperintahkan oleh Komandan Resimen XXII Letkol Soeharto, merancang penghancuran jembatan Sungai Progo, Yogyakarta, sebelum datangnya serbuan pasukan Belanda. Sebagai seorang mahaguru Universitas gajah Mada, Johannes ditunjuk oleh Presiden Soeharto menjadi anggota Komisi Empat.

Semua tugas yang dibebankan kepeda pria kelahiran Pulau Rote NTT ini selalu dikerjakan dengan tuntas. Bahkan ketika sudah memasuki usia pensiun pun, Johannes tetap konsisten memilih sikap, satunya kata dan perbuatan. Ia selalu tampil menyuarakan kebenaran. Baik ketika menghadapi kontrak karya konsesi tambang minyak, krisis energi, pembabatan hutan, meluasnya korupsi dan juga masalah persetujuan Timor Gap…

Merah Putih Pengabdian & Tanggung Jawab di Timor Timur

Judul
:
Merah Putih Pengabdian & Tanggung Jawab di Timor Timur
Penulis
:
Brigjen TNI Tono Suratman
Penerbit
:
Lembaga Pengkajian Kebudayaan Nusantara
Tahun Cetak
:
2000
Halaman
:
141
ISBN
:
-
Harga
:
Rp. 75.000
Status
:
Kosong

Arus pergerakan politik di Timor Timur mulai tegang dan panas ketika era reformasi melanda Indonesia dan konflik kian tajam pada saat Presiden BJ Habibi melontarkan opsi kemerdekaan ke negeri tersebut. Posisi kelompok pro-kemerdekaan yang selama rejim Orde Baru tertekan tiba-tiba tampil ke depan dan segala strategi degelar untuk menenangkan pilihan politiknya.

Pada saat Timtim tersedot dalam pergolakan yang maha dahsyat ini, saya ditugaskan sebagai Danrem di sana. Dalam menenangkan situasi, saya harus bekerja melebihi kapasitas biasa dengan tekad satu: Jejak Pendapat harus sukses dan berjalan lancar. Dalam tataran pekerjaan yang luar biasa banyaknya sementara pasukan yang tersedia sangat minim, saya harus bertemu dengan utusan asing sebanyak 78 orang dan dari berbagai negara, bekerja keras mengajak tokoh-tokoh yang bertikai untuk duduk di meja perundingan sehingga muncul Dare I, II dan berbagai kesepakatan bersama yang lain, kemudian menggelar aksi kemasyarakatan di 13 kabupaten.

Dalam hitungan waktu yang terus berpacu, pertarungan  jiwa dan raga sudah digelar untuk menyelesaikan konflik Timtim dengan damai. Sebab taruhannya sangat mahal: jika Jajak Pendapat gagal, maka dunia akan mengutuk habis-habisan bangsa Indonesia. Meski terjadi beberapa pergolakan antara kelompok pro dan anti-integrasi, proses Jajak Pendapat itu sendiri berlangsung aman dan damai.


Rabu, 25 Oktober 2017

Pola Kematian Penduduk Timor Timur 1975-1995

Judul
:
Pola Kematian Penduduk Timor Timur 1975-1995
Editor
:
Abdoel Djalal AR
Penerbit
:
Grasindo
Tahun Cetak
:
1999
Halaman
:
45
ISBN
:
979-669-611-8
Harga
:
Rp. 55.000
Status
:
Ada

Studi ini dilakukan terdorong oleh gencarnya tuduhan dunia internasional bahwa pada awal proses integrasi dengan Indonesia (1975-1979), telah terjadi korban sebanyak 200.000 orang meninggal dunia. Tuduhan ini dibarengi dengan tuduhan bahwa Indonesia telah melakukan suatu tindakan genocida di Timor Timur. tuduhan semacam ini disejajarkan dengan tindakan genocida seperti yang terjadi di Kamboja, Rwanda, dan Yugoslavia, suatu tuduhan internasional yang dianggap sengat serius, karena melanggar norma dasar kemanusiaan.

Studi kependudukan Timor Timur ini terutama bertujuan untuk meneliti pola kematian penduduk Timor Timur dalam periode 1975 hingga 1995. Dipilihnya tahun 1975 sebagai awal tahun penelitian, karena pada tahun itulah Timor Timur mulai mengalami gejolak politik yang menimbulkan korban orang yang berkepanjangan sampai saat ini.

Adapun hasil penelitian ini dimaksudkan agar dapat dipakai sebagai bahan informasi yang masuk akal (logic) bagi semua pihak yang memerlukan, baik mereka yang mengeluti bidang politik, ekonomi, sosial-budaya, maupun bidang pertahanan keamanan. 

Citra Bung Karno Analisis Berita Pers Orde Baru

Judul
:
Citra Bung Karno Analisis Berita Pers Orde Baru
Penulis
:
Agus Sudibyo
Pengantar
:
Cornelis Lay
Penerbit
:
Bigraf Publishing
Tahun Cetak
:
1999
Halaman
:
248
ISBN
:
979-8680-22-8
Harga
:
Rp. 80.000
Status
:
Ada

Tidak dapat disangkal, Bung Karno dengan segala kelebihan dan kelemahannya adalah sosok putera terbaik yang pernaj dimiliki bangsa ini. Sebagai intelektual, pemikiranya cemerlang; sebagai ideolog terbukti tak lekang oleh hempasan rekayasa politik yang represif dan tersistematisasi sekalipun; sebagai aktivis pergerakan telah kenyang dengan romantika hidup dalam penjara; sebagai politisi….; sebagai laki-laki…..

Tapi buku ini tidak hendak mengaduk-gaduk emosi atau membangkitkan kembali romantisme lama tentang sosok Bung Karno yang kontroversial dan seringkali dipandang dalam prespektif yang ekstrim. Agus Sudibyo, penulis buku ini, mengkaji sosok Bung Karno dalam batas otoritas ilmiah dengan disiplin metodologis yang sangat ketat.

Selasa, 24 Oktober 2017

Dongeng-Dongeng dari Pulau Roti

Judul
:
Dongeng-Dongeng dari Pulau Roti
Penyusun
:
D. Manafe
Penerbit
:
Balai Pustaka
Tahun Cetak
:
2010
Halaman
:
36
ISBN
:
979-690-051-3
Harga
:
Rp. 40.000
Status
:
Kosong

Setiap provinsi di Indonesia memiliki cerita dari daerahnya masing-masing. Biasanya dalam cerita rakyat tersebut mengandung pesan moral bagi pembacanya.

Buku cerita ini terdiri atas sembilan kisah dari Pulau Roti, Nusa Tenggara Timur, yang sangat menarik untuk dibaca. Bahasa dan gaya penyampaianya pun mudah dipahami oleh anak-anak.

Balai Pustaka menerbitkan kembali buku ini dengan harapan agar anak-anak Indonesia mengenal cerita rakyat dari tiap provinsi di Indonesia.

Semoga pembaca dapat memetik hikmah atau pesan yang ingin disampaikan oleh penulis.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...