Jumat, 06 Desember 2019

Sejarah, Musyawarah & Adat Istiadat Sumba Timur

Judul
:
Sejarah, Musyawarah & Adat Istiadat Sumba Timur
Penulis
:
Ir. Umbu Pura Woha
Penerbit
:
PT. Cipta Sarana Jaya
Tahun Cetak
:
2008
Halaman
:
341
ISBN
:
978-979-16418-14
Harga
:
Rp. 125.000
Status
:
Kosong


Buku ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama merupakan sejarah, hasil terjemahan/alih bahasa dari buku Bapak Umbu Hina Kapita yang berjudul “Lii Ndai, Rakuda Da Kabihu Dangu Ia Pahunga Lodu (Sumba Timur)” yang artinya “Sejarah tentang kabihu-kabihu/marga di Sumba Timur” sedangkan Bagian Kedua merupakan kumpulan catatan tentang Adat-Istiadat Sumba Timur antara lain sebagai hasil pembahasan dalam musyawarah-musyawarah Adat di Sumba, yang diadakan pada tingkat kabupaten maupun pada tingkat kecamatan, yang sudah barang tentu memiliki pula aspek historis. Oleh karena itulah maka buku ini diberi judul: Sejarah, Musyawarah dan Adat Istiadat Sumba Timur.

Senin, 25 November 2019

Tenun Sumba: Membentang Benang Kehidupan

Judul
:
Tenun Sumba: Membentang Benang Kehidupan
Penulis
:
Etty Indriati
Penerbit
:
Gramedia Pustaka Utama
Tahun Cetak
:
2019
Halaman
:
164
ISBN
:
978-602-063-5101
Harga
:
Rp. 250.000
Status
:
Ada


Tenun Sumba telah melanglang buana dalam dua abad ini, dikagumi orang keindahannya, nilai filosofis yang terkandung di dalamnya, dan kerumitan cara pembuatannya. Tidak hanya merupakan integritas budaya Sumba dalam siklus hidup dan tradisi orang Sumba, tenun Sumba berkembang memiliki nilai ekonomis tinggi sebagai karya seni yang menjadi koleksi, baik pribadi maupun museum terkemuka di dalam dan di luar negeri. Buku ini memaparkan berbagai museum terkemuka yang mengoleksi dan menuliskan koleksi tenun Sumba; cara pembuatan, ragam teknik, serta motif dan katalog 100 tenun koleksi penulis dari Pau, Patawang, Rende, Kanatang, Kambera, Kaliuda, Warinding, Melolo, Kodi, Lamboya, Kapunduk, Palindi, dan Anakalang. Dinamika dan keragaman motif serta makna motif pasola, Wilhelmina, kuda, buaya, kra-kura, kucing, dan orang Eropa bermain musik. Dibahas pula munculnya motif burung Garuda Pancasila, lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dibuat setelah Indonesia merdeka.

Orang-Orang Hebat: Dari Mata Kaki ke Mata Hati

Judul
:
Orang-Orang Hebat: Dari Mata Kaki ke Mata Hati
Penulis
:
Emanuel Dapa Loka
Penerbit
:
Altheras Publishing
Tahun Cetak
:
2013
Halaman
:
223
ISBN
:
978-602-14175-0-8
Harga
:
Rp. 50.000
Status
:
Kosong


Buku ini berisi kumpulan feature profile penulis yang pernah dimuat di harian berbahasa Inggris The Jakarta Post. Namun di antara dua puluh tulisan, terdapat satu yang dimuat di majalah Hidup (Anthony Dio Martin) dan satu lagi pernah dimuat di harian Pos Kupang (Agust Dapa Loka).

Semua sosok dalam buku ini menunjukkan elan vital yang tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan. Mereka berasal dari latar belakang dan profesi yang berbeda-beda, namun semangat mereka sama, yakni berjuang maksimal dengan tuntunan mata kaki dan mata hati bagi sebuah kehidupan yang lebih baik bagi sesame dan diri sendiri.

Membaca buku ini berarti Anda membuka diri bagi masuknnya pengaruh positif dari pengalaman perjuangan mereka. Tidak percaya? Silahkan membuktikan sendiri. Selamat membaca!

Kisahku Dari Sumba Timur


Judul
:
Kisahku Dari Sumba Timur
Penulis
:
Yayasan Lentera Kasih Agape
Penerbit
:
Yayasan Lentera Kasih Agape
Tahun Cetak
:
2019
Halaman
:
94
ISBN
:
978-602-5067-7-78
Harga
:
Rp. 40.000
Status
:
Kosong


Biasanya anak-anak di desa mereka menyebut cita-cita menjadi guru, polisi, dokter dan pendeta. Tapi Kristiono ingin menjadi arsitek, Tri Ningsih mau menjadi atlet voli dan Corazon menjadi atlet renang. Bahkan, Vanensia bisa mengidolakan pengusaha bernama Bob Sadino.

Apalagi Petualangan anak-anak Sumba ini? Yuk, ikut dengan mereka. Nikmati keindahan alam dan budaya mereka. Nikmati kisah optimis anak-anak Sumba.

Rabu, 20 November 2019

Lorosa’e: My Love

Judul
:
Lorosa’e: My Love
Penulis
:
Riskaninda Maharani
Penerbit
:
Araska Publisher
Tahun Cetak
:
2017
Halaman
:
252
ISBN
:
978-602-3004-32-4
Harga
:
Rp. 45.000
Status
:
Kosong


Dee tak pernah jatuh hati pada tanah kelahirannya. Sedari kecil, dia selalu bermimpi untuk menembus Italia atau mendapatkan seorang pangeran dari Amerika. Impian itu berubah setelah kehadiran Zil, lelaki hitam manis dari Timor Lorosa'e, yang ditemuinya di suatu sudut kota Malang.

Sejak saat itu, kehidupan Dee semakin berwarna. Dee jatuh cinta dan terperosok dalam jaring cinta yang ditebar oleh Zil. Hingga suatu hari, kegilaan Dee mengantarnya untuk mengikuti jejak langkah Zil ke negeri seberang, Timor Leste. Di sana, Dee dan Zil hidup bahagia, sebelum akhirnya runtuh karena kedatangan orang ketiga bernama Mona.

Kedatangan Mona dalam kisah cinta Dee dan Zil, membuat Dee terpuruk. Zil secara terang-terangan menampakkan kemesraannya bersama Mona di hadapan Dee. Hal itu membuat Dee semakin terpuruk, hatinya hancur luluh lantak. Dee akhirnya memutuskan pulang ke Indonesia dengan luka hati yang menganga. Namun, kedatangannya ke Indonesia tidak menyembuhkan luka hatinya. Hidupnya yang rumit semakin rumit ketika orangtua Dee menyuruhnya untuk segera menikah.

Trauma masa lalu dan tuntutan untuk segera menikah itu rupanya berubah menjadi depresi yang nyaris membawanya gila. Lantas, bagaimanakah nasib Dee? Apakah ia berhasil menemukan cinta sejatinya? Ataukah Zil akan kembali kepada Dee? Temukan semua jawabannya dalam lembaran kisah cinta yang mengharu biru di novel ini!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...