Selasa, 24 Oktober 2017

ORA, Si Penjaga Pulau Komodo

Judul
:
ORA, Si Penjaga Pulau Komodo
Penulis
:
Kenny Dewi
Ilustrator
:
Ruslan
Bahasa
:
Indonesia & Inggris
Penerbit
:
Indria Pustaka
Tahun Cetak
:
2010
Halaman
:
54
ISBN
:
978-979-1475-16-7
Harga
:
Rp. 30.000
Status
:
Kosong

Hai, kawan-kawan! Namaku Ora di Komodo. Aku tinggal di Pulau Komodo, Flores, NTT. Ikutilah kisahku dan teman-temanku, kura-kura, rusa, dan burung maleo. Semoga kawan-kawan dapat memetik pelajaran mengenai saling menolong antar sehabat dari cerita ini. Oh ya, jika kamu ingin mengetahui lebih banyak tentang aku dan teman-teman, kamu akan menemukannya di akhir buku ini. Selain itu, ada juga glosarium kata dan istilah bahasa Inggris serta penyebutannya agar kamu semakin jago berbahasa Inggris. Yuk, ajak orang tua, kakak-adik, dan teman-temanmu untuk membaca petualangan kami. Selamat membaca!

Salam

Kenny Dewi

Senin, 23 Oktober 2017

Perdagangan dan Politik di Nusa Tenggara 1815-1915

Judul
:
Perdagangan dan Politik di Nusa Tenggara 1815-1915
Penulis
:
I Gde Parimartha
Penerbit
:
Ombak
Tahun Cetak
:
2016
Halaman
:
470
ISBN
:
978-602-258-215-1
Harga
:
Rp. 175.000
Status
:
Kosong


Dalam tulisan ini, tema-tema utama yang diajukan adalah perdagangan dan politik pada abad ke-19-20, dengan titik berat perdagangan. Di sini dilihat bahwa perdagangan tidak dapat dipisahkan dari soal-soal politik, karena kekuasaan dan kekayaan adalah saling berkaitan. Dengan kekayaan orang dapat memelihara prajurit, mempunyai pengikut, melakukan upacara besar, dan membeli senjata, lalu dapat berkuasa. Sebaliknya dengan kekuasaan orang dapat mengontrol perdagangan, memungut pajak, menerima hadiah dan keuntungan lain, meningkatkan kekuatan. Memahami keterkaitan antara kedua faktor tersebut dan ruang lingkup studi yang bervariasi, maka di sini akan diajukan beberapa pertanyaan. Bagaimana perdagangan dan politik di daerah ini berkembang, sejauh mana perdagangan membawa pengaruh pada politik di lingkungan yang berbeda. Bagaimana pengaruh luar menerobos ke dalam, atau sejauh mana sistem perdagangan lokal terintegrasi dalam dunia perdagangan yang lebih luas. Secara lebih terinci masalahnya dapat mencakup soal-soal: pusat-pusat kekuasaan pribumi, sistem politik, kelompok-kelompok yang berperan dalam perdagangan, hasil-hasil/produksi ekspor, impor, pusat-pusat/zona perdagangan, pola perdagangan, sistem pemasaran, peranan perantara, peranan penguasa, pertumbuhan ekonomi, sistem penggunaan tanah, perpindahan penduduk, pengaruh sistem kolonial, mata uang, dan Iain-Iain. Semua ini merupakan pokok-pokok pertanyaan dalam buku ini.

Minggu, 22 Oktober 2017

Segan Ramah

Judul
:
Segan Ramah
Penulis
:
Marianne Reis
Penerbit
:
Pertjetakan Arnoldus Endeh – Flores
Tahun Cetak
:
1964
Halaman
:
103
ISBN
:
-
Harga
:
Rp. 55.000
Status
:
Ada

Risalah “SEGAN – RAMAH” kami bawakan kepada pembatja budiman. Djudul asli “Antwort fuer Dich”. Risalah ini memandu gadis jang ingin memupuk keseganan dan keramahan pada diri.

Dalam menghadapi perkembangan hidup, tiba gadis pada saat jang menentukan untuk memberi djawaban kepada prija jang berminat padanja. Sambutanmu terhadapnja hendaklah didjelmakan dari kata hati jang ichlas, sehingga engkaupun mendjadi puteri pilihan.

Inilah Risalah pengabdi, walaupun diberikan tuntunan jang sederhana dan masih serba kurang. Namun kebidjaksanaan jang mekar dalam rahmat ilahi akan melengkapi kekurangan ini. Djadi pupuklah kebenaran; amalkanlah kebaikan kepada prija jang dengan tegas menganut kata hati untuk mengabdi engkau seumur hidup.

Supaja mengamal dengan berkandjang, hendaklah engkau sebagai gadis jang remadja mempunjai bathin jang agung. Biarlah berpedoman pada tjerah Alkitab jang menjandjung kaum puteri: “Gadis jang remadja, luhur oleh bathin jang murni”. Dalam tjerah kebidjaksanaan ini kami bawakan Risalah Penuntunmu: “SEGAN RAMAH”.

Sabtu, 21 Oktober 2017

Memoria

Judul
:
Memoria
Penulis
:
Mario F. Lawi
Penerbit
:
Indie Book Corner
Tahun Cetak
:
2013
Halaman
:
158
ISBN
:
978-602-7673-69-0
Harga
:
Rp. 50.000
Status
:
Kosong


Memoria

Ini kegilaan yang sederhana.
Tujuanku mencintaimu
Mungkin tidak jauh lebih baik
Daripada milik orang-orang sebelum.

“Masalahnya bukan tujuan, Sayang,”
Suaramu lembut seperti gelombang
Pasang yang tidak ditimpali angin
Tapi senantiasa menggetarkan bibir pantai.

Tiadakah cara paling baik menemukanmu
Adalah dengan senantiasa memahamimu?
“Akulah jalan, kebenaran dan hidup!”

Hatikulah roti yang kaugandakan, Sayang,
Bagi perjamuan rindumu yang abadi.

(Naimata, Paskah 2013)

Buku ini berisi 133 puisi Mario F Lawi yang ditulis dalam rentang 2004-2013. Buku ini berbicara tentang hati penyairnya yang jatuh cinta–dalam pengertian yang luas.

Mario F Lawi adalah salah satu penyair muda yang paling banyak dibicarakan belakangan ini. Puisi-puisinya yang khas, dengan diksi khas latar belakang tanah kelahirannya NTT dan kehidupan Gereja, ia menawarkan puisi-puisi yang cenderung baru baik dalam bentuk, penulisan dan pilihan diksi

Jumat, 20 Oktober 2017

Saya Jatuh Cinta Pada Flores

Judul
:
Saya Jatuh Cinta Pada Flores, Wisata Budaya & Petualang
Penulis
:
Asita Djojo Koesoemo
Penerbit
:
Pohon Cahaya
Tahun Cetak
:
2017
Halaman
:
177
ISBN
:
978-602-6336-69-9
Harga
:
Rp. 60.000
Status
:
Ada

Asita Djojo Koesoemo telah melakukan traveling ke berbagai pulau di Indonesia dan beberapa negara. Hasil perjalanannya ke Pulau Flores menjadi buku travel keduanya. Buku pertamanya berjudul “Menyambut Pagi di Bromo, Melepas Penat di Raja Ampat” telah bercerita tentang kisah perjalanannya ke enam pulau terindah di seluruh Indonesia.

Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Jember ini, mempunyai impian ingin menjelajah di semua tempat tujuan wisata nusantara mulai Provinsi Aceh sampai Provinsi Papua. Karena hasil perjalanannya diberbagai negara menyimpulkan, ternyata pemandangan alam Indonesia tetap yang paling indah dan eksotis di dunia.

Putri pertama dari sinder perkebunan di Jember, Jatim ini, kini menikmati hari tuanya dengan traveling dan menulis buku. Tips cara traveling murah ke berbagai pelosok nusantara sengaja dibuatnya agar wisatawan nusantara terutama backpacker pemula dan remaja tertarik datang ke lokasi wisata yang selama ini dianggap mahal di Indonesia seperti Pulau Flores ini. Sejak bayi, Asita DK sudah diajak orangtuany untuk berjalan-jalan keliling nusantara.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...